bogoronline.com – Dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran yang setiap tahun selalu bertambah, baik dari angkatan kerja baru hasil lulusan sekolah, maupun yang memang belum memiliki kesempatan kerja karena keterampilan kerja yang belum memadai, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor melalui Unit Pelaksana Teknis – Balai Latihan Kerja (UPT-BLK) memberikan pelatihan bagi pencari kerja secara gratis.
Kepala Dinsosnakertrans Yous Sudrajat menuturkan, salah satu cara yang dilakukan dalam mengatasi pengangguran salah satunya adalah meningkatkan keterampilan tenaga kerja dalam bidang tertentu yang dapat digunakan untuk bekerja maupun usaha mandiri.

“Dengan kegiatan tersebut diharapkan akan tercipta tenaga kerja baru yang memiliki keterampilan atau skil untuk meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat. Untuk mendukung kegiatan pelatihan tersebut, agar dapat berhasil dengan baik maka diharapkan peran serta semua pihak baik yang terlibat secara langsung maupun yang tidak langsung dari lembaga pemerintah maupun non pemerintah,” kata Yous Sudrajat kepada wartawan, Kamis (21/07).


Menurut Yous, Sumber Daya Manusia yang berkualitas menjadi suatu hal yang sangat diperlukan pada masa sekarang ini, karena mengingat persaingan antar tenaga kerja secara global yang kian hari semakin ketat. BLK sebagai salah satu lembaga pelatihan kerja pemerintah yang bernaung dibawah Dinsosnakertrans mempunyai peranan penting dan strategis dalam upaya menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan berkompetensi sesuai dengan kebutuhan pembangunan serta pasar kerja.
Lebih lanjut Yous menambahkan, BLK sebagai Unit Pelaksana Teknis juga memilikiĀ fungsi ganda. Pertama, sebagai unit pelaksana pelatihan bagi para pencari kerja dan kedua sebagai unit percontohan pelatihan bagi lembaga pelatihan lain, sebut saja baik pemerintah, swasta maupun perusahaan.
Dengan pembiayaan gratis ini, maka dapat menjadi semacam jalan keluar untuk masyarakat yang membutuhkan ketrampilan khusus, bahkan BLK juga menjadi semacam ujung tombak untuk membuka lapangan pekerjaan.
Ia menjelaskan, UPT-BLK yang berdiri sejak tahun 1983 di Desa Tonjong Kecamatan Tajurhalang ini, didukung dengan peralatan untuk pelatihan dan instruktur-instruktur senior yang berpengalaman serta bersertifikasi assesor, hal ini menjadikan UPT-BLK sebagai jembatan dalam proses peningkatan kualitas SDM melalui berbagai macam pelatihan yang diadakan sebagai tujuan akhir dalam mempersiapkan tenaga kerja yang profesional dan berkualitas.
Permintaan calon tenaga kerja lulusan UPT-BLK dari berbagai perusahaan cukup banyak yang sesuai dengan persyaratan kerja yang dibutuhkan, di BLK telah mampu meluluskan para peserta pelatihan yang sesuai dengan standar perusahaan tersebut.
UPT-BLK bermutu dan diminati, sambung Yous, merupakan visi kuat dan jelas yang dimiliki oleh UPT-BLK Kabupaten Bogor, di dukung dengan rangkaian misi-misi program kerja antara lain dengan memberikan pelayanan pelatihan keahlian dan keterampilan kerja terbaik kepada masyarakat, memberikan kualitas terbaik kepada lulusan UPT-BLK Kabupaten Bogor, memasarkan calon tenaga kerja di sektor industri dan perluasan usaha mandiri dan menciptakan citra sebagai UPT Balai Latihan Kerja yang memadai.
Diharapkan, dengan adanya UPT BLK ini, lebih dapat dimanfaatkan oleh pencari kerja dari masyarakat Kabupaten Bogor untuk mendapatkan pelatihan keterampilan agar dapat bersaing di pasar kerja.

“Kita ketahui sejak 31 Desember 2015 Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah dilaksanakan, yang tentunya akan berdampak terhadap para pencari kerja kita di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor, dan apabila tidak memiliki keterampilan maka kita tidak dapat bersaing di pasar kerja,” harapnya.
Masyarakat pencari kerja di Kabupaten Bogor juga diharapkan untuk lebih memanfaatkan lagi BLK ini agar mapu menjadi tenaga kerja yang terampil dan berkualitas dengan memiliki kemampuan seperti mampu berkompetensi, mampu untuk mengembangkan diri, berkepribadian baik, menyenangkan dan menarik, serta mampu berkomunikasi dengan baik.
Dengan bersumber dari dana APBD Kabupaten Bogor, sampai pada pertengahan tahun 2016 ini saja, sudah berbagai macam pelatihan yang telah dilaksanakan. Diantaranya pelatihan keterampilan bagi pencari kerja di bidang las, otomotif, komputer, menjahit, listrik instalasi, elektronika, listrik pendingin, las, tata boga, tata rias, baby sitter dengan total peserta sebanyak 480 orang. Selain itu penambahan peralatan pelatihan juga dilakukan sebagai upaya dalam melakukan upgradingĀ di masing-masing bidang kejuruan.
Di tahun 2015-2016 dengan total peserta keseluruhan 480 orang, kata Yous, lulusan BLK telah diterima kerja diperusahaan-perusahaan terkemuka seperti PT. Delima Jaya, PT. Sierad Produce, PT. Iron Apparel, PT. Antam, PT. Sahabat Unggulan, PT. Rahayu Sentosa, PT. Ekalokasari Mall, PT. Ramayana Departement Store, Indomart, Bogor Trade Mall, PT. Bostinco, Hotel Cisarua, Holland Amerika, PT. Aski Sentosa, PT. Injakayu, Astra Otopart, Toshiba, PT. Iwon Apparel, PT. Restu Ibu, PT. Nandya Perkasa.
“Dengan demikian, jelas bahwa UPT-BLK dengan keseluruhan program kegiatannya serta dengan melakukan kerjasama dengan banyak perusahaan di Kabupaten Bogor yang bersedia menyerap tenaga kerja dari lulusan BLK tersebut, membuat proses penempatan kerja menjadi lebih mudah dan cepat. Selain itu dengan pengelolaan yang lebih di optimalkan lagi, serta adanya dukungan baik dari pemerintah dan masyarakat maka BLK akan sangat membantu dalam menekan tingkat pengangguran di Kabupaten Bogor yang masih menyentuh angka 7,48 persen pada akhir tahun 2015,” tukasnya. (adi)





