390 Ribu Warga Kabupaten Bogor Berstatus Sangat Miskin

BogorOnline.com, CIBINONG- Tingginya realisasi investasi di Kabupaten Bogor, tidak melulu sejalan dengan ketersediaan lapangan kerja baru dan berimbas pada berkurangnya pengangguran di Bumi Tegar Beriman.

Bidang Kesejahteraan Sosial pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor mencatat, dari 5,4 juta penduduk Bumi Tegar Beriman, penduduk sangat miskin mencapai 392 ribu jika atau 7,2%.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial pada Bappeda Kabupaten Bogor, Emy Sriwahyuni mengungkapkan, angka ini menurun sejak tahun 2007 lalu yang mencapai 519 ribu jiwa.

“Dengan realisasi investasi yang terus meningkat. Terutama industri padat karya, cukup signifikan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran,” kata Emy kepada BogorOnline.com, Selasa (27/9).

Menurutnya angka kemiskinan itu hampir berbanding lurua dengan jumlah penganghuran yang mencapai 7,48% hingg 2015 lalu. “Kalau industri padat karya bertambah, tergantung juga pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” katanya.

Pengangguran terbuka menurut catatan Bappeda dilihat dari tingkat pendidikannya, justru terjadi pada lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang mencapai 39,58 persen.

Di Kabupaten Bogor sendiri, investasi yang masuk masih didominasi oleh industri padat modal seperti perumahan yang menyumbang realisasi investasi hingga Juni 2016 sebesar Rp 3,007 triliun.

Jumlah itu merupakan yang tertinggi di tahun ini, melampaui industri perdagangan Rp 2,294 triliun dan sektor industri makanan sebesar Rp 1,681 triliun.

“Dari ketiga sektor itu Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) telah melampaui target realisasi investasi 2016 sebesar Rp 5 triliun,” jelas Kepala Bidang Penanaman Modal pada BPMPTSP Kabupaten Bogor, Joner Kalixtus Marpaung. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.