PABBSI Kabupaten Bogor Girang Dapat Perunggu

BogorOnlime.com, CIBINONG- Meskipun Kontingen PABBSI Kabupaten Bogor berada di urutan kelima di Kejuaraan Nasional Terbuka Satria Remaja 2016 dan tidak menargetkan medali apapun, namun Ketua Umum PABBSI Kabupaten Bogor, Iryanto Hakim, tetap bangga atas perjuangan seluruh atlet yang ikut dalam Kejurnas angkat besi sampai mendapatkan medali Perunggu yang berlangsung di Gedung Kesenian Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, Kejurnas yang digelar ini, merupakan suatu motovasi, dan pengembangan mental para atlet, supaya lebih giat untuk berlatih. “Kami memang tidak menargetkan medali di Kejurnas kali ini, dan anak-anak baru pertama kalinya mengikuti kejuaraan, ketika mendapatkan Perunggu tentu kami sangat bangga. Kami tidak melihat sekarang, tapi lima atau delapan tahun mendatang atlet-atlet kami yakin juara,” tutur Iryanto, Sabtu (29/10).

img-20161029-wa0000

Dikatakan Iryanto, PABBSI yang baru berjalan sembilan bulan selama dibawah kepemimpinan yang, namun satu kebanggan juga bagi PABBSI, di kelas 53 Kg Atlet putri Mia Zulmia meraih medali Perunggu. “Atlet kita bisa mengalahkan Atlet SKOI dan BPLP DKI, dan torehan ini tentunya akan menjadi motivasi lebih bagi seluruh atlet untuk lebih giat berlatih,” kata Iryanto.

Kabupaten Bogor sudah berada di posisi kelima, dari club-club yang memang sudah memiliki atlet-atlet muda berbakat. “Kita baru pertama kali ikut dalam Kejurnas angkat besi Remaja, tapi posisi Kabupaten Bogor, berada di peringkat lima, dan kedepan PABBSI pastinya akan lebih baik dalam melakukan pembinaan dan lain sebagainnya,”tegas pria yang akrab disapa Ir ini.

Ditambahkan Iryanto, setelah Kejurnas ini PABBSI Kabupaten Bogor, akan melakukan evaluasi, karena Kejurnas ini juga tujuannya untuk evaluasi tentang perkembangan atlet PABBSI Kabupaten Bogor, baik atlet, pembinaan, maupun latihannya, supaya lebih baik. “Kedepan, kita akan lebih baik lagi, apalagi kita belum lama, tapi kita sudah bisa di posisi kelima dalam kejurnas remaja usia 10 hingga 17 tahun ini,” tukasnya.

Sementara dalam pertandingan angkat besi di kelas 62 kg, hari kedua, atlet binaan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan Jakarta Yasin Muhammad, keluar sebagai juara satu, posisi kedua diraih atlet Tanggerang, Nahoren Bramaldi, sedangkan diposiai ketiga diraih  Arewiarsyah Bima F. Dan di kelas 69 kg, berhasil diraih Bagja Acep, atlet Kabupaten Bandung, kedua Fauzan M, asal club PDKI, dan posisi ketiga Andres binaan angkat besi Kota Bogor. (di)