BOGORONLINE.com – Surat Al Hasyr merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang kerap diamalkan umat Islam karena diyakini memiliki berbagai keutamaan. Surat ke-59 yang tergolong sebagai surat Madaniyah ini terdiri dari 24 ayat dan memuat pesan tentang kebesaran Allah, keimanan, serta penguatan spiritual bagi kaum Muslim.
Sejumlah riwayat hadis menyebutkan bahwa ayat-ayat penutup Surat Al Hasyr, khususnya ayat 22 hingga 24, memiliki keistimewaan yang dapat menjadi motivasi bagi umat Islam untuk membacanya secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.
Surat Al Hasyr ayat 21-24 dilengkapi tulisan dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya.
لَوْ اَنْزَلْنَا هٰذَا الْقُرْاٰنَ عَلٰى جَبَلٍ لَّرَاَيْتَهٗ خَاشِعًا مُّتَصَدِّعًا مِّنْ خَشْيَةِ اللّٰهِۗ وَتِلْكَ الْاَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ ٢١
هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِۚ هُوَ الرَّحْمٰنُ الرَّحِيْمُ ٢٢
هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلٰمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُۗ سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشْرِكُوْنَ ٢٣
هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ ٢٤
Lau anzalnā hāżal-qur`āna ‘alā jabalil lara`aitahụ khāsyi’am mutaṣaddi’am min khasy-yatillāh, wa tilkal-amṡālu naḍribuhā lin-nāsi la’allahum yatafakkarụn huwallāhullażī lā ilāha illā huw, ‘ālimul-gaibi wasy-syahādah, huwar-raḥmānur-raḥīm huwallāhullażī lā ilāha illā huw, al-malikul-quddụsus-salāmul-mu`minul-muhaiminul-‘azīzul-jabbārul-mutakabbir, sub-ḥānallāhi ‘ammā yusyrikụn huwallāhul-khāliqul-bāri`ul-muṣawwiru lahul-asmā`ul-ḥusnā, yusabbiḥu lahụ mā fis-samāwāti wal-arḍ, wa huwal-‘azīzul-ḥakīm.
Artinya: “Seandainya Kami turunkan Al Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah karena takut kepada Allah. Perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir. Dialah Allah Yang tidak ada tuhan selain Dia. (Dialah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dialah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tidak ada tuhan selain Dia. Dia (adalah) Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahadamai, Yang Maha Mengaruniakan keamanan, Maha Mengawasi, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, dan Yang Memiliki segala keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Maha Pencipta, Yang Mewujudkan dari tiada, dan Yang Membentuk rupa. Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi senantiasa bertasbih kepada-Nya. Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
Berikut beberapa keutamaan Surat Al Hasyr yang disebutkan dalam berbagai hadis Rasulullah SAW.
1. Disebut sebagai Wasilah Kesembuhan
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud, disebutkan bahwa ayat-ayat Surat Al Hasyr memiliki keutamaan sebagai sarana memohon kesembuhan kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Jibril pada saat itu menurunkan ayat Al Hasyr dan berkata kepadaku: Letakkan tanganmu di atas kepalamu. Karena sesungguhnya ayat ini adalah obat dari segala macam penyakit kecuali kematian.” (HR Khotib Al Baghdadi).
Meski demikian, umat Islam tetap dianjurkan berikhtiar melalui pengobatan medis dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sarana doa serta penguatan spiritual.
2. Diyakini Melindungi dari Gangguan Jin
Keutamaan lain yang disebutkan dalam sejumlah riwayat adalah perlindungan dari gangguan jin dan makhluk halus.
Dalam riwayat yang dinukil dari Abu Ayyub RA, seorang jin pernah mengungkapkan bahwa salah satu bacaan yang dapat digunakan untuk memohon perlindungan dari gangguan mereka adalah ayat-ayat pada bagian akhir Surat Al Hasyr.
Jin tersebut berkata:
“Doa yang paling utama untuk melindungi diri kalian dari gangguan kami adalah beberapa ayat yang terdapat dalam akhir surat Al Hasyr.” (HR Ibnu Marduwaih).
3. Menjadi Sebab Dihapuskan Dosa
Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membaca akhir surat Al Hasyr, kemudian ia meninggal pada siang atau malam harinya, maka Allah akan menghapus seluruh kesalahan-kesalahan yang telah ia lakukan.” (HR Ibnu Marduwaih).
4. Mendapat Keutamaan Syahid
Dalam hadis lain yang diriwayatkan dari Anas RA, Rasulullah SAW menganjurkan seorang sahabat untuk membaca Surat Al Hasyr sebelum tidur.
Beliau bersabda:
“Apabila engkau mati, maka engkau mati sebagai syahid.” (HR Ibnu Sunni dan Ibnu Marduwaih).
Riwayat ini menjadi salah satu dasar anjuran membaca Surat Al Hasyr sebagai bagian dari amalan harian seorang Muslim.
5. Dijaga oleh Puluhan Ribu Malaikat
Keutamaan berikutnya adalah perlindungan dari Allah SWT melalui para malaikat.
Dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang meminta perlindungan kepada Allah dari gangguan jin dengan membaca taawudz sebanyak tiga kali, kemudian ia membaca akhir surat Al Hasyr, maka Allah akan mengirim 70.000 malaikat untuk mengusir setan dari golongan jin dan manusia.” (HR Ibnu Marduwaih).
Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa perlindungan itu berlaku hingga sore hari bagi yang membacanya pada pagi hari, dan hingga pagi hari bagi yang membacanya pada malam hari.
6. Mendapat Jaminan Masuk Surga
Riwayat lain yang disampaikan Abu Umamah RA menyebutkan keutamaan besar bagi orang yang rutin membaca penutup Surat Al Hasyr.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membaca penutup surat Al Hasyr pada waktu malam atau siang, kemudian ia mati pada waktu malam atau siang, maka wajib baginya masuk surga.” (HR Ibnu Addi, Khotib dan Baihaqi).
7. Memuat Ismul A’dzam
Sebagian ulama menyebut ayat-ayat terakhir Surat Al Hasyr mengandung Ismul A’dzam, yaitu nama Allah yang memiliki keagungan dan keutamaan istimewa ketika digunakan dalam doa.
Ibnu Abbas RA meriwayatkan sabda Rasulullah SAW:
“Ismul A’dzam terdapat dalam enam ayat terakhir dari surat Al Hasyr.” (HR Ad Dailami).
8. Didoakan Malaikat agar Mendapat Ampunan
Keutamaan lainnya adalah doa ampunan dari para malaikat bagi orang yang membacanya secara rutin.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang pada waktu pagi membaca: A’udzu billahis sami’il ‘aliim minasy syaithonir rojim sebanyak 10 kali, maka Allah menugaskan 1.000 malaikat untuk mendoakannya hingga sore hari.” (HR Ahmad, Darimi dan Tirmidzi).
Hadis tersebut menunjukkan besarnya keutamaan zikir dan bacaan Al-Qur’an yang diamalkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Menguatkan Iman dan Kedekatan kepada Allah
Selain berbagai keutamaan yang disebutkan dalam hadis, Surat Al Hasyr juga mengandung pengenalan terhadap sifat-sifat Allah SWT melalui Asmaul Husna yang termaktub pada ayat-ayat penutupnya. Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk membacanya secara rutin sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperbanyak zikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Meskipun demikian, para ulama juga mengingatkan agar setiap amalan dilakukan dengan niat ikhlas dan tetap berpedoman pada Al-Qur’an serta hadis yang sahih. Dengan memahami makna dan kandungannya, Surat Al Hasyr tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.





