Prihatin Motor Ajak Konsumennya Taat Aturan

Megamendung- bogorOnline.com- Dealer Resmi Motor Yamaha Prihatin Motor, bukan hanya mengejar profit semata dalam mengembangkan bisnisnya, namun juga memiliki visi membentuk karakter terhadap konsumennya untuk taat dan dan santun dalam berkendara di jalan raya.

“Kami sendiri ingin lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi pengarahan untuk berkendara lebih safety dan membuat klub motor yang terarah,” kata Komisaris Prihatin Motor Hengki Susanto ketika ditemui disela-sela acara di Megamendung, baru-baru ini.

Dalam mewujudakan hal tersebut, pihaknya selalu memberitahukan kepada konsumen yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), karena menurutnya, lebih baik memiliki SIM terlebih dahulu baru membeli motor. “SIM itu bagian terpenting dalam berkendara,” imbuh Hengki.

Putra daerah asli Kabupaten Bogor ini juga menjalin hubungan yang baik dengan pihak kepolisian. Hal ini terlihat dengan sejumlah program dalam memerangi aksi balapan liar, yang kerap membuat resah masyarakat. “Bersama kepolisian kami berusaha menekan aksi balap liar dijalanan, karena balapan liar ini membuat kondisi yang kurang nyaman bagi pengendara lain. Makanya, misi Prihatin Motor ini adalah Kabupaten Bogor bebas dari aksi balapan liar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Komisaris yang memiliki empat dealer resmi Yamaha yang ada di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor ini mengungkapkan, di tahun ini, akibat pengaruh krisis global sejumlah permintaan kendaraan bermotor roda dua untuk produk Yamaha mengalami penurunan meskipun tidak secara drastis.

“Secara demond di awal tahun sempat mengalami penurunan, tapi masuk semester dua sudah mulai meningkat. Penununan itu mencapai 20 persen dari 10.000 permintaan normal sepeda motor di Kabupaten Bogor ini,” tuturnya.

Ada sejumlah inovasi baru yang dilakukan oleh Yamaha untuk produk-produk anyarnya di tahun ini. “Untuk mesin Yamaha itu cukup baik, dan satu-satunya teknologi yang menerapkan bluecore dalam produk-produk terbarunya,” tukasnya. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0