Kondisi Memprihatinkan, Bantaran Cisadane Ditanami Ribuan Pohon

BogorOnline.com, CIGOMBONG- Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane dibagian hulu makin memprihatinkan, imbas dari banyaknya bangunan pemukiman maupun kawasan komersil. Alhasil ketika hujan deras mengguyur, air hujan pun langsung menuju Sungai Cisadane, yang membuat bagian hilir di wilayah Tangerang, Provinsi Banten, kebanjiran.

“Dulu, sebelum DAS banyak bangunan, hujan segede apapun, debit air Sungai Cisadane tak pernah besar seperti sekarang, sebab air hujan tak langsung mengalir, tapi diserap tanah, sebagai cadangan di kala musim kemarau panjang tiba,” kata Acep Misbah, penggagas DAS Cisadane Hijau, Jumat (25/11).

Acep dan beberapa komunitas peduli Sungai Cisadane, sekarang ini aktif menggencarkan kampanye pelestarian kawasan DAS Cisadane, dengan menggelar penanaman pohon salam. “Memang bukan perkara mudah, tapi kami yakin, bila dilakukan terus menerus, kerja berat ini bakal menuai hasil. Buktinya sekarang, banyak warga yang ikut membantu menanam pohon salam di pinggir sungai,” ujarnya.

Gerakan DAS Cisadane Hijau digaungkan Acep bersama beberapa komunitas peduli Sungai Cisadane. “Kami menargetkan di DAS Cisadane tertanam sekitar 5.000 pohon salam. Alasan, kenapa pohon ini dipilih, karena pohon salam akarnya kuat dan mampu menahan erosi. Pohonya pun bisa tumbuh besar,” jelasnya.

Ketua Komisi III DPRD Wawan Haikal Kurdi dan anggota DPRD asal Kecamatan Caringin Dedy Aroza mengapresi kegiatan penanaman 5.000 pohon salam di pinggir Sungai Cisadane. “Gerakan ini harus disosialisasikan kepada semua komponen masyarakat, alhamdulillah, saat penanaman pohon ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Caringin ikut terlibat. Dukungan warga dari tiga desa ini menjadi modal, untuk mensosialisasikan Gerakan Cisadane Hijau kepada semua warga di desa lainnya,” kata Wawan.

Dedy Aroza menegaskan, untuk menjaga DAS Cisadane dari kerusakan, dibutuhkan proteksi dari Pemerintah Kabupaten Bogor. “Kami harapkan, Pemerintah Kabupaten Bogor, tak lagi mengeluarkan izin alih fungsi lahan di DAS Cisadane, baik untuk perumahan maupun kawasan komersil. Jumlah perumahan dan kawasan komersil di DAS Cisadane sudah cukup, jangan ditambah lagi,” tutupnya.

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.