Pagi ini, Polri umumkan Kasus Pidato Kontroversial Ahok

Jakarta –
Bareskrim Polri akan mengumumkan secara resmi, hasil penyelidikan terhadap kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pagi ini. Kabareskrim, Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, status Ahok akan diumumkan sekitar pukul 10.00 WIB, hari ini, Rabu (16/11/2016).
“Tim sedang merumuskan kesimpulan sementara,” ujarnya.

Kemarin, penyidik telah melakukan gelar perkara terhadap kasus ini. Gelar perkara bertempat di Rupatama Mabes Polri dan berlangsung lebih dari 10 jam. Dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan berakhir pukul 20.00 WIB.
Saksi ahli yang berjumlah 18 orang telah didengarkan keterangannya dalam gelar perkara tersebut. Tujuh saksi ahli dihadirkan oleh pihak kepolisian, enam saksi ahli dari pelapor dan lima ahli dari pihak terlapor.

Ahok selaku terlapor tak hadir dalam gelar perkara tersebut. Ia lebih memilih mendengarkan keluhan warga di posko pemenangannya.
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta semua pihak menerima apapun keputusannya.

“Semua pendapat kan sudah didengar kemarin, kami harap putusan ini bisa kita terima,” kata Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis saat dihubungi detikcom, Rabu (16/11/2016).

Menurut Cholil, penegak hukum akan dapat melihat apa fakta yang sebenarnya. Bagaimanapun proses hukum harus dihormati.

“Tentunya penegak hukum bisa melihat dengan nyata mana kebenaran yang sebenarnya. Di saat yang sama kita juga mengontrol penegakkan keadilan dan objektifitas dari penegak hukum,” ujar Cholil.

Cholil menuturkan, bila ada yang tidak puas, sebaiknya disampaikan melalui koridor hukum juga. Jangan sampai ada upaya penegakan hukum dengan melanggar hukum.

“Jangan sampai keluar dari koridor hukum. Kalau ada yang tidak puas, jangan sampai menegakkan hukum dengan melanggar hukum. Masing-masing kalau kita percaya hukum, maka akan menempuhnya dengan jalur hukum,” tutur Cholil.

“Saya melihat gelar perkara kemarin bagus karena masing-masing telah menyampaikan. Saya melihat prosesnya sudah benar, mudah-mudahan hasilnya bisa sesuai,” jelasnya. (ful/dtc)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.