Tambahan Modal BUMD di Bogor Tanpa Lewati KUA-PPAS

BogorOnline.com, CIBINONG- Pemerintah Kabupaten Bogor berencana kembali mengguyur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan tambahan modal dan tertuang dalam RAPBD 2017.

Dalam RAPBD 2017, dua BUMD tercatat bakal diguyur penyertaan modal. Yakni, PDAM Tirta Kahuripan dan PT Sayaga Wisata. Total, rencana guyuran dana segar sebesar Rp 47,700 miliar.

“Sudah diusulkan, tinggal nanti dikaji lagi bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Nanti pada akhirnya bentuk Perda Penyertaan Modal,” jelas Sekda Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, kepada BogorOnline.com, Kamis (17/11).

Sementara Wakil Ketua DPRD Iwan Setiawan mengungkapkan, penyertaan modal itu tidak ada dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS), namun tiba-tiba muncul dalam RAPBD 2017.

“Seharusnya diperdakan dulu untuk menentukan besaran penyertaan modalnya. Ini, dalam KUA-PPAS tidak ada, tiba-tiba muncul di RAPBD,” tukas Politisi Gerindra itu.

Menurutnya, jika PDAM diberi suntikan tambahan modal, cukup wajar. Namun, Sayaga Wisata masih dipertanyakan olehnya. “Kan BUMD itu belum jelas dividennya. Kok ini malah ada penyertaan modal lagi,” cetusnya. (Cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.