Tidak Ada Taktik Spesial untuk Pemain Spesial

BogorOnline.com, CIBINONG- Tidak ada penjagaan khusus untuk pemain spesial milik Vietnam, Lee Chong Vinh yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl jelang bentrok dua negara dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/12) malam WIB.

Skuad Garuda melakoni persiapan lanjutan dengan kekuatan penuh. Kapten Boaz Solossa dan Ferdinan Sinaga yang absen di latihan perdana pun terlihat melahap dua pola latihan yang diterapkan Riedl di hari kedua, Rabu (30/11). Seperti menajamkan umpan-umpan terobosan hingga berlatih umpan silang dari sisi kanan dan kiri.

“Kami anggap semua pemain sama berbahaya. Kami tidak menerapkan strategi man marking. Jadi, siapapun yang paling dekat dengan pertahanan kita, langsung dijegal,” kata Riedl, Rabu (30/11).

Lee Chong Vinh

Lee Chong Vinh (istimewa)

Soal pengganti Yanto Basna dan Fachrudin yang harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning, Riedl condong pada duet Gunawan Dwi Cahyo dengan Hansamu Yama di sentral pertahanan skuad Garuda.

“Keduanya masuk dalam rencana, terutama Hansamu. Tapi, meski ada penggantian pemain, pola permainan yang diterapkan tetap sama. Tanpa man marking dan tidak ada perubahan pola permain pada sektor gelandang. Mungkin personal diganti tapi sistem tetap sama,” tegasnya.

Soal Lee Chong Vinh, Riedl mengaku dia adalah teman baiknya dalam 13 tahun terakhir, karena pernah menangani Vietnam pada 2003-2004 dan 2005-2007. Riedl tahu Vinh pemain berbahaya, tapi dia tidak akan menganggap enteng pemain Vietnam lainnya.

“Ya kami berteman baik. Sudah 13 tahun. Dia berbahaya. Tapi tidak ada penjagaan khusus. Kami tidak under estimate dengan pemain yang lain. Siapa yang paling dekat itu kita ambil,” tukas pria Austria itu. (Cex)

Comments