Rehabilitasi Intake Pasir Angin, Perumda Tirta Pakuan Imbau Pelanggan Tampung Air

BOGORONLINE.com — Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan rehabilitasi Intake Pasir Angin pada Rabu (16/9/2026). Pekerjaan tersebut berpotensi mengganggu distribusi air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, mengatakan rehabilitasi Intake Pasir Angin dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Katulampa.

Menurut Rino, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kestabilan sistem distribusi air bersih kepada pelanggan.

“Proses pengerjaan akan diupayakan selesai tepat waktu agar aliran segera normal kembali,” jelas Rino.

Berdasarkan informasi gangguan layanan Perumda Tirta Pakuan, pekerjaan konstruksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Setelah pekerjaan konstruksi selesai, proses pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap. Pemulihan diperkirakan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB pada Rabu (16/9) hingga sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (17/9/2026).

Selama proses pekerjaan dan pemulihan jaringan, pelanggan di wilayah terdampak berpotensi mengalami gangguan atau penurunan aliran air bersih.

Perumda Tirta Pakuan mengimbau pelanggan menyiapkan persediaan air sebelum proses pekerjaan berlangsung.

“Mohon kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air selagi masih mengalir normal sebagai cadangan selama perbaikan berlangsung,” papar Rino.

Gangguan distribusi air bersih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Bogor Timur dan Bogor Utara.

Di Kelurahan Katulampa, wilayah yang masuk dalam daftar terdampak antara lain Perum MBR, Parung Banteng, Bantar Kemang, Jalan R3, Perum Kemang Regency, Perum Griya Bogor Raya, Perum Taman Pajajaran, Perum Pajajaran Regency, Griya Katulampa, Perum Aidagawa, Grand Padjajaran Residence, Graha Padjajaran, Katulampa Panjang, Katulampa DAM, Katulampa Buled, dan Bogor River Side.

Kemudian di Kelurahan Baranangsiang, wilayah yang berpotensi mengalami gangguan meliputi sebagian Jalan Pajajaran Baranangsiang, Perum Vila Duta, RS BMC, Hotel Swiss Bell, kawasan kuliner Jalan Pajajaran Indah, Jalan Ciheuleut, Perumnas Bantar Kemang, Pulo Armin, Babakan Asem dan sekitarnya, Kampung Ciburial dan sekitarnya, Komp. IPB Baranangsiang 1, serta Komp. IPB Baranangsiang 2.

Di Kelurahan Tanah Baru, wilayah terdampak mencakup Jalan Tanah Baru, Perum Bogor Lakeside, Perum Taman Kenari, Perum Hollywood, dan Perum Taman Soka.

Sementara itu, Kelurahan Cimahpar meliputi Jalan Cimahpar, Perum Botanica, Perum Bogor Raya Residence, Perum Haji, dan Jalan Hanafiah Indobaso.

Untuk Kelurahan Ciluar, potensi gangguan mencakup pelanggan di Jalan Ciluar, Perum Pondok Aren, dan Perum Ciluar Asri.

Di Kelurahan Ciparigi, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Perum Vila Bogor Indah II, Perum Damara Village, Jalan Pomad, dan Jalan Ciparigi.

Selanjutnya, wilayah Kelurahan Kedung Halang yang masuk daftar terdampak meliputi Jalan Kedung Halang, Jalan Pemda Kabupaten, Perum Saba Utama, dan Jalan Kopem.

Sedangkan di Kelurahan Cibuluh, gangguan berpotensi terjadi di Jalan Raya Cibuluh dan Jalan Kaum Sari.

Gangguan distribusi air bersih juga berpotensi dirasakan pelanggan di wilayah Kabupaten Bogor.

Di Kelurahan Sukaraja, Kabupaten Bogor, wilayah yang masuk daftar terdampak meliputi Perum Sumarecon dan Griya Soka.

Perumda Tirta Pakuan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan rehabilitasi dan pemulihan jaringan berlangsung.

Pelanggan di wilayah terdampak disarankan menyiapkan cadangan air sejak sebelum pekerjaan dimulai. Langkah tersebut diperlukan karena pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap setelah pekerjaan konstruksi selesai.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai gangguan layanan, pelanggan dapat menghubungi Call Center Perumda Tirta Pakuan di 0251-8324111 atau layanan WhatsApp Chat 08111182123.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *