Judi Balap Kuda Menjamur di Gunungputri

GUNUNGPUTRI- Kecanggihan teknologi dengan makin mudahnya mengakses apapun dari manapun, kerap disalahgunakan oleh masyarakat untuk perbuatan negatif. Seperti yang dilakukan masyarakat Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Warga disana, tepatnya di Desa Tlajung Udik, marak menggunakan telepon pintarnya untuk judi balapan kuda dengan kisaran taruhan ratusan ribu rupiah.

“Belakangan ini sedang marak judi pacuan kuda. Taruhannya lewat hape. Besarnya sih relatif. Dari puluhan hingga ratusan ribu,” ujar Abubakar, warga Desa Tlajung Udik kepada BogorOnline.com, Kamis (22/12).

Selidik punya selidik, judi pacuan kuda ini mirip dengan judi koprok dan loret. Dimana para penjudi berjumlah empat hingga delapan orang dengan memasang uang taruhan pada nomor yang akan dilalui kuda pada telepon pintar.

“Kuda pada pacuan yang ada di hape akan berputar mengelilingi nomor dari 1 sampai 9. Jika kuda berhenti di nomor yang sudah dipasang sama penjudi, maka dia yang menang,” tambah Abubakar.

Penjudi biasa berkumpul di poskamling, rumah, warung atay rumah. Terkadang judi ini berlangsung sepanjang hari, meski banyak dimulai malam hingga pagi hari.

“Hampir setiap malam. Biasanya sih mulai jam 9 malam,” tandas Abubakar.

Karena aktivitas ini mulai meresahkan, warga berharap aparat kepolisian bisa bertindak untuk memberantasnya. (ed)

Comments