Rekor Superior jadi Modal Penting Indonesia Ladeni Vietnam

HANOI- Indonesia akan melakoni partai menentukan untuk mengunci tiket final Piala AFF 2016 saat gantian dijamu Vietnam pada leg kedua semifinal di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12) malam WIB.

Skuad Garuda membawa modal positif ke Hanoi dengan kemenangan 2-1 pada leg pertama di Stadion Pakansari akhir pekan lalu. Harapan kian besar karena Merah Putih unggul dalam rekor pertemuan dengan Vietnam.

Delapan kali bentrok sejak Piala AFF 1996, Indonesia mengoleksi 3 kemenangan, 4 hasil imbang dan hanya sekali kalah. Tentunya, modal ini menambah optimisme tim asuhan pelatih Alfred Riedl maju ke partai pamungkas, yang kali terakhir dirasakan 2010 silam.

Dilansir Bola.com, juru racik formasi asal Austria itu mengungkapkan tidak akan mudah buat timnya meladeni Vietnam yang akan bermain di kandang sendiri. Dalam pertemuan terakhir saat laga uji coba jelang Piala AFF 2016, Timnas Indonesia juga menelan kekalahan tipis 2-3 di Stadion My Dinh, 8 November 2016.

“Pertandingan menghadapi Vietnam akan sangat sulit karena menghadapi semangat luar biasa mereka. Hal itu tergambar dalam tiga pertemuan kami sebelumnya. Semangat juang dan kemauan keras akan tetap jadi kekuatan kami,” tuturnya.

Meladeni Vietnam, Riedl bisa bernafas lega karena bisa menurunkan skuat terbaik. Boaz yang sempat mengalami nyeri pada leg pertama semifinal kini sudah pulih. Kabar sudah fitnya pemain yang mengemas 3 gol di Piala AFF 2016 tentu mendongkrak semangat tim.

Selain itu, sektor jantung pertahanan juga mendapatkan tambahan tenaga dengan kembalinya Fachrudin Aryanto dan Rudolof Yanto Basna pasca sanksi akumulasi kartu. Kembalinya Fachrudin dan Yanto membuat Riedl memiliki lebih banyak opsi di lini belakang. (Cex)

ARTIKEL REKOMENDASI