Septic Tank Tidak Pernah Penuh itu Bahaya, Peter Pam Solusinya

CIBINONG – Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bogor terus berusaha menyadarkan masyarakat agar sadar akan pentingnya tangki septik berstandar nasional. Tanki septik yang yang tidak pernah penuh, justru, merupakan masalah serius karena mungkin saja tinja yang terkumpul dalam tangki septik, meresap ke tanah dan mempengaruhi kualitas sumber air.

“Maka kami punya program Peter Pam (Penyedotan Terjadwal dan Pemeriksaan Air Minum), untuk melakukan penyedotan berkala dan pemeriksaan air minum mengandung bakteri e-coli atau tidak,” jelas Kepala Seksi Sanitasi dan Air Limbah pada DKP Kabupaten Bogor, Muji Lestari.

Tidak perlu repot. Anda cukup mendownload aplikasi di play store untuk mengetahui tata cara mendaftar dan mempelajari program Peter Pam.

“Kalau mau daftar langsung juga bisa ke Kantor DKP. Jika saat pemeriksaan tangki septik tidak sesuai dengan standar, bagi yang mendaftar juga mendapat diskon untuk membeli tangki septik serta mendapat stiker,” lanjut Muji.

Stiker, kata Muji, terdapat jadwal penyedotan berkala. “Iya, jadi ada jadwal penyedotan pertama dan jadwal berikutnya. Oh iya, kalau mendaftar juga mendapat mug cantik,” tambah Muji. Program Peter Pam ini, berlaku efektif mulai Januari 2017 mendatang dengan ketersediaan 11 truk tinja.

“Jadi masyarakat itu harus tahu. Jasa sedot WC yang ada di pinggir-pinggir jalan itu, tidak berizin dan tidak tahu hasil sedotnya dibuang kemana,” tambahnya.

“Intinya, kalau ikut Peter Pam sumber warga itu diperiksa, kalau sudah tidak layak dan harus ganti tangki septik maka mendapat diskon. Dari harga normal Rp 3,8 juta menjadi Rp 2,950 juta mendapat souvenir mug cantik,” tukasnya. (*)