Ini Kata Erwin Dinkes, Soal Meninggalnya Andri Terkena Gizi Buruk

CIBINONG- Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Erwin Suriana mengatakan, pihaknya turut bela sungkawa untuk kepulangan bocah berusia delapan tahun bernama
Andri Apriansyah yang terkena gizi buruk.

Maka untuk kasus gizi buruk ini pihaknya juga tidak bisa bekerja sendiri, sebab rata-rata yang terkena adalah orang tidak mampu dengan keadaan ekonomi yang kurang beruntung.

Tentunya guna mencegah adanya gizi buruk di Bumi Tegar Beriman ini dirinya tidak bisa bekerja sendiri. Melainkan secara bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Bahkan sampai tingkat Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), desa sampai kecamatan bersama-sama mencegah adanya gizi buruk tersebut.

“Pada intinya kami juga tidak mau ada Warga yang menderita gizi buruk apalagi sampai meninggal dunia,” tutur Erwin saat di hubungi bogorOnline.com Selasa (24/1/17).

Sebelumnya, Informasi yang didapat bogorOnline.com, meninggalnya Andri warga
Kampung Totopong, RT 5/1, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor
tidak pernah diduga oleh pihak keluarga sekitar jam sebelas siang. Sontak kabar duka tersebut membuat pihak kerabat terkejut.

Menurut Habibah ibu Andri mengatakan, sebelum berpulang putranya amat
nafsu makan. Susu yang dibuatkan siang itupun
menjadi yang terakhir di minum.

“Sehabis minum susu dia senyum-senyum, terus saya gendong kemudian tiba-tiba lemes dan meninggal dunia,” katanya.(rul)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.