Lilitan Hutang ‘Paksa’ Abdul Majid Gantung Diri

GUNUNGPUTRI- Diduga stres karena istri terlilit hutang pada rentenir hingga puluhan juta rupiah dan tak kunjung lunas, Abdul Majid (37), nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan tali jemuran di rumahnya, Kampung Kranggan Tua, RT03/08, Desa Kranggan, Kecamatan Gunungputri, Rabu (25/1).

Majid diketahui sehari-hari bekerja sebagai kondektur angkutan barang sebuah perusahaan di kawasan Gunungputri, pada Rabu pagi ditemukan oleh mertuanya, Uyah tewas dengan tali menjerat lehernya di kamar mandi rumahnya.

Uyah menceritakan, pukul 08.00 WIB ia sedang mencuci baju di depan rumahnya. Sehabis mengantar istrinya, Seni (31) pergi kerja, Majid terus masuk rumah. Lalu, anak korban, Nanda (5) menanyakan sang bapak yang kunjung kelihatan batang hidungnya.

“Terus saya cari ke dapur, kamar tapi tidak ada. Terus kamar mandi tertutup rapat. Saya gedor-gedor tak dibuka. Terus saya tendang dan ternyata dia tewas tergantung,” jelas Uyah.

Uyah pun heran menantunya nekat gantung diri. Padahal, Majid tak pernah mengeluh sakit ataupun memiliki masalah serius. “Padahal dia baik, dan gak pernah cerita kalau ada masalah atau lagi sakit,” cetusnya.

Mendapat kabar adanya korban gantung diri, berbondong-bondong berdatangan dan aparat kepolisianp un yang dihubungi warga segera datang untuk melakukan olah TKP.

Menurut salah seorang keluarga korban Dedeh (41), korban bunuh diri diduga akibat depresi karena istrinya terlilit hutang pada seorang rentenir sejak istrinya belum kerja, namun hutang yang jumlahnya hampir Rp 50 juta tersebut sudah bertahun tahun tak kunjung lunas.

“Istrinya sejak sebelum bekerja nunggak hutang pada seorang rentenir yang jumlahnya hampir Rp 50 juta, dan sudah bertahun tahun tak kunjung lunas, bahkan karena lilitan hutang tersebut istrinya pun pernah mau bunuh diri,” katanya.

“Mungkin, karena hutang itu Abdul Majid tak sanggup menanggung beban hutang istrinya hingga nekat gantung diri,” tukasnya.

Sementara itu kasus ini di tangani Satuan Rekrim Polsek Gunung Putri dan jenazah korban setelah diindentifikasi dimakamkan keluarganya. (ed)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.