Walikota Murka, Lihat PKL Jualan Tengah Jalan

Bogor – bogorOnline.com

Walikota Bogor Bima Arya, tiba-tiba saja murka kepada Pedagang Kaki Lima (PKL). Pasalnya, para PKL tersebut kedapatan berjualan di tempat terlarang atau berada ditengah persimpangan jalan Dewisartika, Blok C-D Pasar Kebon Kembang.

Awalnya Walikota bertanya kepada pedagang tersebut, ini siapa yang memperbolehkan jualan disini, kamu bayar kesiapa untuk bisa berjualan disini?. Lalu pedagang tersebut menjawab bahwa dirinya bersama pedagang yang lain nya tidak bayar kepada siapa-siapa, karna pedagang tersebut tidak jujur saat ditanya olehnya, Walikota langsung memanggil dan memerintahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Heri Karnadi untuk segera membongkarnya, karna keberadaan para PKL tersebut telah mengganggu kelancaran arus lalulintas di kawasan tersebut.
Dengan menggunakan pisau milik salah seorang PKL, Bima langsung memutuskan tali-tali yang digunakan para PKL untuk memasang tenda yang terbuat dari terpal itu. Sudah sejak lama dirinya telah memperingatkan para PKL ini agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Bogor. Apalagi, katanya, kawasan tersebut digunakan sebagai jalan alternatif dari jalur Sistem Satu Arah (SSA). Sehingga kawasan tersebut harus steril dari PKL.

“Sebenarnya ini sudah diperingatkan berulang kali, bahwa para PKL tidak boleh berjualan di sini. Setelah lama dicek ternyata kondisinya berantakan lagi. Bahkan sampai ada PKL yang jualan di tengah jalan. Ini memang karena beberapa waktu lalu kita fokus di kawasan tengah seputar istana, sehingga kawasan ini menjadi tidak terkontrol,” ungkap Bima, Rabu (25/1/17).

Bima melanjutkan, saya minta kepada Satpol PP untuk juga terus intens melakukan pengawasan di sekitar Pasar Anyar. Sehingga diharapkan kawasan ini dapat tertib, steril dari PKL, dan kondisi lalu lintasnya tidak semrawut.

“Kalau dibiarkan seperti ini kan jadi macet. Maka ini harus steril,” tandasnya. (RzB).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.