Perumnas Parungpanjang Merengek Minta Police Line dilepas

PARUNGPANJANG – Pihak Perumnas ll Parungpanjang meminta Polisi melepas police line yang dipasang diatas objek tanah yang sedang dibangun perumahan sentraland. permintaan teraebut disampaikan olej manajer perumnas II parungpanjang saat mendatangi Mapolsek Parungpanjang, Rabu (25/1). Sebelumnya, polisi memasang police line untuk kepentingan penyelidikan menyusu adanya laporan klaim kepemilikan atas objek tanah bersengketa tersebut.

Manajer Perumnas ll Parungpanjang, Agus widodo mengatakan, pihaknya sudah punya sertifikat tanah tersebut, sementara ada pihak lain yang juga mengklaim punya hak atas tanah tersebut. “sedangkan sertipikat itu kan atas nama kita, ya kita merasa memiliki tanah, tanah itu merupakan hasil kita bli dari PT Blesindo,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang, AKP Budi Santoso menuturkan, akan mempertimbangkan permohonan teraebut. “kuta komunikasikan masalah pelepasan police line, mungkin nanti akan disepakati dulu,” imbuhnya.

Dikatakannya, pemasangan police line oleh polisi lebih cenderung pemeliharaan Kamtibmas, untuk menghidari kedua belah pihak yang bersengketa konflik dilapangan. “kalau persoalannya sudah selesai maka police line akan kami buka,”tukasnya, (mul).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.