SOTK Baru, Tender APBD Terancam Berantakan

CIBINONG- Pesimisme dalam pelelangan di tahun anggaran 2017, terlontar dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bogor, untuk kembali maksimal melelangkan paket pekerjaan seperti 2016 lalu.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bogor, Budi CW mengungkapkan, ia beserta jajarannya akan berupaya mengulangi prestasi layaknya tahun 2016, menuntaskan 1.087 paket, meski kini tak lagi berdiri sendiri namun berada di bawah Sekretariat Daerah (Setda).

“Minimal seperti tahun kemarin. Takut keteter karena harus berkoordinasi dengan para asisten dan bagian lain di Setda karena sekarang kan kami ini bagian dari tubuh Setda,” kata Budi CW saat ditanya soal dampak SOTK baru terhadap pelelangan, Rabu (25/1).

Tahun 2016, saat masih berdiri sendiri dengan nomenklatur Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ), instansi itu sukses melelangkan 1087 paket dengan pagu Rp 1,565 triliun. Efisiensi lelang sebesar Rp 208,3 miliar.

“Pada 2016 kendalanya cuma dari SKPD cuma berkas lelang kadang terlambat masuk dan saat masuk, sekaligus banyak hingga menumpuk. Mudah-mudahan sekarang tidak terjadi lagi,” katanya.

Mulai 2017 ini pun, pelelangan menggunakan sistem baru dalam lelang elektronik. “Ada perubahan sekarang kita SPSE 4.1.2. Harapannya lebih mudah,” pungkas Budi. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.