Akses Jalan Terminal Parung Mulai Diukur, Pembanguan Bakal Berlanjut

CIBINONG- Akses jalan menuju Terminal Parung nampaknya benar-benar direalisasikan pada 2017 ini. Lahan untuk pembangunan jalan sepanjang 300 meter pun mulai diukur oleh Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dudi Rukmayadi, Senin (20/2). Menurutnya, pengukuran dilakukan untuk membebaskan lahan milik warga yang akan digunakan untuk akses masuk terminal.

“Sudah dilakukan pengukuran oleh BPN. Semoga segera terealisasi. Tapi, yang mengerjakan fisiknya nanti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),” kata Dudi.

Dia berharap, jika anggaran mencukupi, penyelesaian bangunan terminal beriringan dengan pembangunan akses jalan untuk efisiensi waktu.

Dudi melanjutkan, lahan seluas 2,3 hektare di terminal tersebut akan dibuat berbagai fasilitas seperti ruang tunggu, toilet, tempat ibadah, hingga kuliner sebagai fasilitas penunjang di dalam terminal.

Kendati demikian, anggaran Rp 25 miliar dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan saat Detail Engineering Design (DED) pada tahun 2013 lalu, diprediski tidak akan mencukupi untuk membangun terminal.

“Kemungkinan akan ada penyesuaian kembali untuk anggaran, jika masih mengacu pada anggaran tahun 2013 tidak akan cukup. Apalagi harga material saat ini harganya sudah pada naik,” pungkas Dudi.

Tak Ada Rencana Diswastakan

Bupati Bogor, Nurhayanti belum berencana menggaet pihak swasta untuk merampungkan Terminal Parung. Meski ada imbauan dari Menteri Perhubungan, Budi Karya agar pemerintah daerah mengembangkan transportasi dan terminal dengan pihal swasta.

“Belum ada rencana kesana. Lagipula, Terminal Parung itu kan bangunan utamanya sudah, tinggal akses jalannya saja,” kata Yanti.

Yanti lebih tertarik berkomunikasi dengan pemerintah pusat maupun Pemrov Jawa Barat untuk anggaran penyelesaian terminal itu.

“Mungkin dalam APBD 2017 Perubahan nanti. Tapi, saya juga akan koordinasi dengan pemprov dan pusat,” tukas Yanti. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.