Bogor Darurat Longsor dan Puting Beliung

BOGOR- Hujan deras yang mengguyur Bogor sejak Senin (20/2) malam hingga Selasa (21/2) pagi, menyebabkan sejumlah wilayah mengalami bencana banjir hingga longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat, ada 12 titik bencana akibat hujan yang mengguyur semalaman suntuk.

Pada pukul 05.00 banjir melanda Kelurahan Tanah Baru dan Kelurahan Tegal Gundil tepatnya di Kampung Babakan RT 04/16 dan RT 03/05.

“Ada penyempitan dan tidak berfungsinya saluran air. Terutama di RT 04/16. Sudah surut tapi meninggalkan sisa lumpur di jalan dan rumah warga,” kata Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan, Selasa (21/2).

Lalu bencana longsor terjadi di RT 01/07 Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah. BPBD pun telah melakukan penanganan berupa pemasangan terpal di lokasi.

Longsor tebingan juga teejal terjadi di Kampung Cipinang RT 05/04, Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat dengan ketinggian tebingan 15 meter.

“Ada juga pohon jambu terbawa longsoran di bibir Sungai Ciliwung RT02/01, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah,” lanjut Ganjar.

Lalu, dinding kamar rumah ambruk di Gang Muha RT 04/03, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat. Dinding ambruk karena tidak kuat menahan beban air karena posisi tanah lebih tinggi dari dinding kontrakan.

Kejadian berikutnya banjir di wilayah RT 05/04 Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, yang menggenangi 8 Kepala Keluarga dengan total 23 jiwa, ketinggian air kurang lebih 30 sentimeter.

“Ada juga laporan rumah ambruk bagian kamar kejadian pada Senin (20/2) pukul 17.00 WIB di Kampung Gudang RT04/01, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah dan rumah ambruk tertimpa pohon di Kampung Rambay RT 03/05 Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara,” tukas Ganjar.

Laporan longsoran tanah kembali masuk ke BPBD atas rusaknya akses jalan warga di Kampung Cemplang Baru RT03/12, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat dengan kejadian pada Selasa (21/2) pukul 01.00 WIB dini hari. Disusul kejadian Tanah Longsor di RT 01/09, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara.

“Terjadi juga bencana robohnya bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) berukuran kl 4 x 15 meter yang berlokasi di bantaran sungai Susukan Tengah KampungTajur 03/06, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan,” tutupnya.

Kabupaten 92 Bencana

Di Kabupaten Bogor, 92 bencana terjadi sepanjang Januari hingga pertengahan Februari 2017. Angin kencang mendominasi bencana dengan 42 kejadian. Disusul tanah longsor dengan 36 kejadian.

Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Koesparmanto menjelaskan, wilayah selatan Kabupaten Bogor terus saja digerus longsor. “Saat ini longsor paling banyak di kawasan Puncak,” kata Koesparmanto.

“Banjir justru kita tidak terlalu banyak. Malah kebakaran yang lumayan. Ada 10 kejadian sepanjang Januari kemarin,” lanjut Koesparmanto.

Ia mengimbau, untuk warga yang tinggal di kawasan pegunungan untuk waspada di musim hujan seperti saat ini. “Terutama di sekitar kaki Gunung Salak,” tukasnya. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.