Pengusaha Wanita Ini Ingin Coba Peruntungan di Pilbup Bogor 2018

CIBINONG- Satu lagi bakal calon Bupati Bogor 2018-2023 merapat ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor.

Kali ini, Ratnawati berniat mencoba peruntungan dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2018 lewat jalur independen. Kedatangannya ke KPUD pun untuk mengetahui prosedur yang harus ditempuhnya sebagai bakal calon independen.

Berasal dari Desa Sukawening, Kecamatan Dramaga, Ratnawati ingin ikut membangun Bumi Tegar Beriman meski persyaratan yang mesti ditempuhnya terbilang berat.

Melihat Pilpres 2014 lalu, pemilih di Kabupaten Bogor mencapao 3,3 juta jiwa. Maka, agar bisa turut serta dalam pesta politik di Kabupaten Bogor, setiap bakal calon bupati dari jalur independen mesti mengumpulkan 215.731 dukungan masyarakat atau 6,5 persen dari jumlah pemilih.

“Kita datang kesini dan konsultasi ke KPUD bukan hanya untuk meramaikan Pilkada 2018. Tetapi kami punya misi untuk menjadikan Kabupaten Bogor menjadi lebih baik,” kata juru bicara Ratnawati, Naim di Kantor KPUD Kabupaten Bogor, Kamis (23/2).

Berlatar belakang pengusaha dan aktif di bidang sosial, membuat Ratnawati percaya diri bisa mengambil simpati publik. Satu strategi yamg tidak muluk, pendekatan massif kepada masyarakat.

“Kita punya strategi untuk itu. Kita akan lakukan pendekatan secara massif kepada masyarakat. Kita akan perkenalkan calon kita yang kami anggap sudah luar biasa.  Melalui tim pemenangan ini, saya yakin semua akan berjalan dengan baik,” tutur Naim.

Sementara Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Haryanto Surbakti menjelaskan, selain mengumpulkan 6,5 persen dukungan dari jumlah pemilih tetap, dukungan itu juga harus berasal dari 21 kecamatan.

“Tidak perlu sama rata di setiap kecamatan. Namun, dua atau tiga KTP saja sudah mewakili kok asalkan jumlah keseluruhannya 215.731 pemilih di 21 kecamatan,” tukas Haryanto. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.