Rapor Kinerja Pemkab Bogor Kurang Paten

CIBINONG- Tamparan keras bagi guliran birokrasi di Kabupaten Bogor, usai Kementerin Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menetapkan predikat CC bagi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mensejahterakan rakyat Bumi Tegar Beriman sepanjang 2016.

Saat mengunjungi Cibinong, Senin (13/2), Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemen PAN-RB, Didid Noordiatmoko menjelaskan, tak hanya tahun 2016, predikat CC (cukup baik) itu juga nemplok di Kabupaten Bogor dalam lima tahun belakangan. Jadi, ada yang mesti dibenahi dalam sistem pemerintahan pimpinan Bupati Nurhayanti menuju ke arah yang lebih sip.

Menurutnya, langkah untuk membuat pemerintahan efektif dan efisien dengan menerapkan sistem kinerja. “Pemkab Bogor penerapan manajemen kinerjanya masih berupa dokumentasi. Dokumennya sudah benar. Tapi itu tidak cukup karena mesti ditunjang implementasi,” katanya.

Dengan sistem tersebut, bisa terlihat bagaimana membuat perencanaan yang berorientasi dan fokus pada masyarakat. Tak sekedar membuat program, tapi program yang mengacu pada kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Bukan sekedar yang penting dapat kegiatan. APBD 2017 sudah tidak bisa diapa-apakan. Tapi, pada 2018 saya minta bisa fokus pada kegiatan yang jadi prioritas,” tuturnya.

Terpisah Bupati Bogor, Nurhayanti dalam sambutanya, tidak menampik jika penilaian yang digajar pada Pemkab Bogor tidak begitu baik. Dirinya berharap SAKIP tahun 2017 bisa meningkat menjadi B atau BB.

“Saya intruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk berkomitmen untuk memperbaiki dan menyempurnakan SAKIP di lingkungan Pemkab Bogor,” tandasnya. (Cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.