Walikota Ajak Pemuda Pancasila, Ikut Selesaikan Masalah Sosial Kota Bogor

Bogor – bogorOnline.com

Pemuda Pancasila Kota Bogor menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang dirangkai dengan Musyawarah Cabang Srikandi I Pemuda Pancasila (PP) tahun 2017. Kegiatan yang berlangsung  di Gedung Wanita Kota Bogor pada Rabu (22/2/17).

Tampak hadir dalam acara tersebut, Walikota Bogor Bima Arya, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Tubagus Dasep, Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono dan Ketua GP Ansor Kota Bogor Racmat Imron Hidayat.

Dalam sambutannya Bima mengajak seluruh anggota PP untuk ikut menyelesaikan hal-hal yang belum terselesaikan  di kehidupan masyarakat seperti halnya kemiskinan, pengangguran, dan juga korupsi. Pemuda Pancasila diharapkan pula dapat turun langsung untuk menyelesaikan hal-hal tersebut.

“Misalnya dengan memberikan informasi kepada Pemerintah Kota Bogor tentang warga miskin yang memerlukan bantuan dan juga mengenai program pemerintah mengenai bantuan terkait Rumah Tidak Layak Huni,” kata Bima.

Menurutnya, yang membedakan Pemuda Pancasila dengan ormas lainnya karena Pemuda Pancasila memiliki ideologi dan militansi dalam mempertahankan anggotanya. Bahkan kerap mengajak para pemuda untuk melakukan hal-hal yang positif.

“Terima kasih kepada ketua MPW PP yang sudah mengingatkan saya, aga dapat menertibkan pemuda yang mengganggu keresahan warga Bogor. Misalnya pemuda yang melakukan balapan liar di jalan raya, yang tentunya tidak hanya membahayakan nyawanya sendiri tapi juga nyawa pengguna jalan tersebut,” ungkap Bima.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Bogor, Benninu Argoebie, menuturkan, ini rapat musyawarah cabang PP Kota Bogor yang pertama di tahun 2017.

“Muscab ini bukan hanya sekedar membahas kerja setahun kedepan. Tetapi, kita lakukan pemilihan sekaligus pembentukan organisasi Srikandi Pemuda Pancasila,” kata Benn usai acara.

Benn melanjutkan, pembentukan Srikandi ini berdasarkan Mubes ke 9, yang menghasilkan AD/ART bagi organisasi Srikandi Pemuda Pancasila dan akhirnya di bentuk lewat Muscab PP Kota Bogor.
“Sebelum adanya AD/ART, Srikandi itu merupakan lembaga yang berada di dalam organisasi Pemuda Pancasila. Namun, semenjak terbitnya AD/ART maka Srikandi tidak lagi berada di dalam PP, akan tetapi dalam melakukan tugas tetap kita koordinasi, saat ini anggota PP di Kota Bogor berjumlah 8000 orang. Sedangkan, fungsi dari PP ialah sebagai solusi permasalahan yang terjadi di masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Srikandi Pemuda Pancasila terpilih, Tami Larasati mengatakan, dengan terpilihnya sebagai ketua merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik. Srikandi PP memiliki tujuan  mulia, yaitu ingin memajukan kaum wanita agar mampu hidup secara mandiri.
“Para kartini muda ini tidak harus selalu bergantung pada orang lain. Jadi biar mereka bisa menghasilkan (pendapatan) sendiri tanpa harus meminta kepada laki-laki atau suaminya. Tapi tetap mempunyai tanggung jawab dengan tidak melupakan kodratnya sebagai wanita,” tuturnya.
Tami melanjutkan, kami akan melakukan program awal dengan membentuk jenis-jenis usaha skala kecil bagi kaum wanita. Sebab, Srikandi ini baru “terlahir” kembali setelah beberapa waktu ke belakang sempat vakum.
“Kita harus bangun kembali Srikandi, karena srikandi sudah lama vakum dan kita harus bangkitkan kembali, agar Srikandi kembali dikenal dan diketahui keberadaannya di Kota Bogor,” pungkasnya. (RzB).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.