Bahaya Jika Malas, Ganti Oli Mesin Sepeda Motor

bogorOnline.com-

Oli atau minyak pelumas memiliki peran vital pada kinerja mesin sepeda motor. Salah satu fungsi utamanya adalah menjaga piston agar tidak cepat aus. Piston pada sebuah mesin sepeda motor bisa diibaratkan sebagai jantung, sedangkan oli adalah darahnya.

Piston memiliki beban kerja yang berat, terutama pada putaran tinggi. Piston bergerak naik turun sedemikian cepat di dalam silinder. Oli berperan sebagai pelindung sekaligus mengisi celah antara piston dengan silinder. Bila piston bermasalah dan motor dipaksa berjalan, akibatnya bisa sangat fatal.

Kemungkinan besar permukaan silinder tergores dan kalau sudah parah, mesin akan macet. Bila mesin macet dan jeroan rusak), biaya perbaikan di bengkel akan sangat mahal. Apalagi kalau harus mengganti piston atau silinder yang rusak. Untuk skutik biaya perbaikan pada mesin bisa Rp 1,3 juta hingga Rp 1,5 juta.

Biaya mahal yang harus dibayar pemilik sepeda motor ini tentu dapat dihindari jika mereka mengganti oli mesin tepat pada waktunya. Padahal, harga oli tidaklah mahal, sekitar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per liter.

Dari beberapa kasus yang ia tangani, anak-anak sekolah sering sekali malas mengganti oli sepeda motor. Padahal mereka diberi uang oleh orang tuanya untuk mengganti oli.

Lalu kapan sebaiknya ganti oli sepeda motor?, untuk penggantian oli sebaiknya tetap mengikuti petunjuk pada buku manual. Termasuk jenis oli (kekentalan) yang digunakan. Umumnya, 1.500 kilometer hingga 4.000 kilometer, tergantung jenis sepeda motor.(rul)

Sumber: otomotif.tempo.co

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0