Pemkab Bogor Ajukan Kucuran Modal Rp 100 Miliar untuk PDAM

CIBINONG- Pemerintah Kabupaten Bogor mengajukan penambahan penyertaan modal untuk PDAM Tirta Kahuripan sebesar Rp 100 miliar kepada DPRD Kabupaten Bogor.

Menurut Bupati Bogor, penambahan penyertaan modal ini digunakan untuk pengembangan wilayah cakupan pelayanan di beberapa kecamatan serta melaksanakan target penambahan sambungan.

“Tahun lalu kan kita serahkan sekitar 45 ribu aset ke Kota Depok. Nah kompensasi waktu itu sekitar Rp 20 miliar. Uang itu bisa digunakan untuk mengembangkan usaha PDAM Tirta Kahuripan,” kata Nurhayanti, Rabu (22/3).

Hingga 2016, PDAM Tirta Kahuripan baru melayani air bersih untuk 25 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor dengan total sambungan 125.950.

“Jumlah itu 19,68% dari wilayah administratif fan cakupan sesuai daerah baru 26,20%,” timpal Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan, Mulya Asmat.

Penyertaan itu, kata Hadi, diantaranya untuk menambah 800 pelanggan baru di Kantor Cabang PDAM Wilayah VII Kedung Halang yang meliputi Kecamatan Sukaraja, Kedung Halang, Cilendek, Semplak, Kemang, Parung dan Ciseeng.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi menjelaskan, pengajuan tambahan modal untuk PDAM Tirta Kahuripan akan dibahas dalam panitia khusus (pansus).

“Lihat nanti pembahasan di pansus seperti apa. Diterima atau ditolak. Mungkin juga diterima namun besarannya tidak seperti yang diajukan,” kata pria yang akrab disapa Jaro Ade itu.

Mengenai adanya wacana moratorium penyertaan modal BUMD di Bumi Tegar Beriman, Jaro bergeming. “Tunggu dibahas dalam pansus dulu,” tukasnya. (Cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.