Penegasan Barcelona, Segalanya Mungkin Dalam Sepakbola

BARCELONA- Barcelona kembali menegaskan jika dalam sepakbola, tidak ada yang tidak mungkin. Ya, mereka sukses melakukan comeback atas Paris Saint-Germain pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Kamis (9/3) dinihari WIB.

Pada leg pertama di Parc des Princes, dua pekan lalu, Lionel Messi dkk, kalah 4-0. Namun, PSG yang sudah diatas angin, dibuat tertunduk lesu usai ditekuk 6-1 di Camp Nou. Neymar da Silva Junior keluar jadi pahlawan lewat dua gol telatnya di menit ke-88 dan 91. Ajaib!

Sadar harus mencetak gol cepat di kandang, Barca langsung menekan habis kubu Le Parisien sejak peluit kick off dibunyikan. Alhasil, Luis Suarez mampu mencetak gol di menit ke-2 lewat sundulan kepala mengkonversi umpan Rafinha. 1-0 Barca memimpin.

Terus menekan, Blaugrana tak lantas mudah mencetak gol tambahan. Mereka baru bisa kembali memangkas defisit gol pada menit ke-40 oleh gol bunuh diri bek PSG Layviin Kurzawa, berawal dari kesalahan Marquinhos dalam mengantisipasi bola, membuat Andres Iniesta bisa melakukan tendangan backheel yang membentur kaki Kurzawa hingga berbuah gol kedua Barca. Skor 2-0 bertahan hingga turun minun.

PSG sendiri mencoba mengatur tempo agar bisa berjalan lambat. Tapi strategi mereka tak berjalan baik karena Barca mampu mendikte permainan dengan dominasi mereka dalam penguasaan bola. PSG diserang habis-habisan dari berbagai sisi oleh Barca.

Momentum kebangkitan Barcelona semakin terlihat setelah mereka mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-50. Neymar dijatuhkan Meunier di kotak terlarang dan Messi sukses mengkonversinya menjadi gol.

Namun harapan Barcelona seakan habis lagi saat Edinson Cavani mencetak gol bagi PSG pada menit ke-62. Mendapat umpan tarik dari Kurzawa, Cavani melepas tendangan keras dengan bagian luar kaki kanannya. Ter Stegen tak mampu membendung tembakan itu. 3-1. Barcelona butuh minimal tiga gol lagi untuk bisa lolos.

Hingga menit ke-88, harapan Barca itu seakan habis. Namun asa Barca kembali menyala ketika Neymar mencetak gol tendangan bebas indah. Tendangan Neymar melengkung cantik di pojok atas tiang dekat dan Trapp tak bisa menghalaunya.

Pada menit ke-91, Barcelona mendapatkan hadiah penalti keduanya setelah Marquinhos dinilai melanggar Suarez. Dalam tayangan ulang, Suarez nampak terlalu mudah jatuh. Neymar yang menjadi eksekutor sukses mencetak gol untuk membawa Barca unggul 5-1, agregat 5-5.

Pada akhir pertandingan Barcelona kembali mendapatkan tendangan bebas di lapangan tengah. Neymar melepas bola lambung ke depan kotak penalti. Sergi Roberto berlari menyambut bola dan mengarahkannya ke gawang PSG. Barca pun unggul 6-1 dan lolos ke perempat final dengan agregat 6-5 atas PSG.

Susunan pemain Barcelona: Ter Stegen; Pique, Mascherano, Umtiti; Rafinha (ROberto, 76′), Busquets, Iniesta (Turan, 65′), Rakitic (Andre Gomes, 84′); Messi, Suarez, Neymar.

Susunan pemain Paris Saint-Germain: Trapp; Meunier (Krychowiak, 90′), Thiago Silva, Marquinhos, Kurzawa; Rabiot, Verratti, Matuidi; Lucas Moura (Di Maria, 55′), Cavani, Draxler (Aurier, 75′). (cex/bola)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.