Tuhkan Dugaan Kasus Korupsi e-KTP, Rakyat Kelas Bawah Yang Jadi Susah

CIBINONG –
Gara-gara dugaan kasus Korupsi e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik rakyat kelas bawahlah yang jadi susah sampai ketingkat wilayah.

Hal itu juga yang dirasakan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor Oetje Subagdja mengatakan, saat ini pihaknya diberondong pertanyaan terkait keterlambatan pencetakan KTP Elektronik.

“Permasalahan yang saat ini terjadi dipusat dampaknya sampai ke daerah,” kata Oetje kepada Wartawan Rabu (15/3/17).

Oetje menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak saat masyarakat yang sudah melakukan perekaman menanyakan KTP elektroniknya yang belum juga dicetak hingga saat ini. Sekitar 200 ribu warga Kabupaten Bogor yang sudah melakukan perekaman namun belum memegang e-KTP. Dirinya juga sudah minta Dirjen kependudukan untuk mengeluarkan blanko bagi
Kabupaten Bogor diproritaskan.

“Karena jumlah penduduknya cukup banyak,” tambahnya.(rul)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0