Pengawas UPT Tata Bangunan Cibinong, Tegur Pemilik Tower Bodong

CIBINONG-

Pengawas UPT Tata Bangunan wilayah satu Cibinong, pada Dinas
Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Rizki Akbar menjelaskan, soal
446 menara/tower Base Transceiver Station (BTS) di 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor yang tidak berizin (Bodong) masih tetap berdiri kokoh. Pihaknya sudah melakukan pengawasan dan peneguran para pemilik tower yang bodong tersebut.

“Kami melakukan pengawasan menara yang berada diwilayah kerja UPT Cibinong. Untuk pembongkaran dan penertiban berada pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” singkat Rizki saat ditemui bogorOnline.com.

Sebelumnya, “Harus dipertanyakan kinerja tiga SKPD itu. Masa sebanyak 446 menara/tower bodong dibiarkan begitu saja. Itu bangunan besar loh, dan jangan berani kepada pedagang kecil saja, mana ketegasan peraturan daewrah (perda) Pemkab Bogor saya rasa mandul dan tidak berpungsi di Kabupaten Bogor,” kata Rahmatulloh, Koordinator Forum Mahasiswa Bogor (FMB) melalui telepon ngenggamnya.

Ia menjelaskan, bahwa minggu ini, dirinya akan melaporkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong serta meminta untuk mengusut dan penindak terhadap dugaan adanya rekanan oknum mafia perizinan yang bermain serta merugikan Pemkab Bogor.

“Dalam waktu dekat kami akan bersilaturahmi Kejari Cibinong dan meminta segera menyikapi persoalan menara/tower BTS yang menancap di Bumi Tegar Beriman ini. Kami menduga keberadaan propeder menara bodong itu, ada rekanan mafia yang bermain dalam mengurus perizinan serta memperkaya diri,” ungkapnya.(rul)

Comments