Ruko Sepatu Parungpanjang Di Bobol Maling, Kerugian Di taksir Puluhan Juta Rupiah

PARUNGPANJANG – Ruko sepatu di Jalan Raya Mohammad Toha, Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, di bobol kawanan maling, Kamis (18/7) dini hari atau sekitar pukul 04:30 WIB. Kerugian di taksir puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun bogoronline.com, Pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang, membobol ruko dengan cara mencongkel rolling door yang sudah di gembok. Kemudian, pelaku masuk untuk menguras barang – barang di dalam ruko, seperti sepatu, sandal, tas dan jeans. Barang curian itu kemudian diangkut dengan menggunakan mobil minibus jenis Avanza yang dibawa pelaku.

“Aksi pelaku ada dalam rekaman CCTV yang terpasang di ruko,” Ujar Toha, HRD Toko Carvil se Indonesia.

CCTV ¬†merekam kendaraan minibus yang diduga digunakan oleh para pelaku untuk melancar aksinya, parkir di halaman ruko. “Mobil jenis Avanza parkir di depan toko dan lalu ada 4 orang yang keluar mobil, dua orang masuk kedalam ruko dan dua orang menunggu di depan ruko,” terangnya.

Toha berharap, pihak kepolisian segera mengungkap¬† dan menangkap para kawanan pelaku pembobol ruko tersebut. “Rekaman CCTV sudah kami serahkan kepada Polisi,” imbuhnya

Sementara itu, Kapolsek Parungpanjang Kompol Lusi Saptiningsih membenarkan adanya pembobolan ruko sepatu Carvil.

Lusi mengungkapkan, aksi pencurian pertama kali diketahui Eko ( 25 ) karyawan toko sepatu tersebut saat membuka toko pada jam 09.00. “Saksi mendapatkan kunci toko dalam keadaan rusak atau terbongkar, setelah dicek ternyata banyak barang-barang yang di dalam toko sudah dicuri,” ujarnya.

Karyawan tersebut pun segera melaporkan Toha selaku HRD di PT. Mitra Abadi Jaya bersama member of Carvil Indonesia.

“Kemudian pukul 10.30, Saudara Toha tiba di toko dan mendapatkan bahwa toko dalam keadaan berantakan dan banyak produk yang dijual seperti sepatu, sendal, dan lain-lain sudah hilang atau dicuri. Kemudian setelah melakukan audit barang – barang / benda yang dicuri diperkirakan kerugian sbesar Rp. 61 juta,” paparnya

Lusi menambahkan, kasus ini masih dalam lidik polsek Parungpanjang. Polisi masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. (mul)

Comments