Waw!!! Bima Daftar ke PDIP, Tapi Tak Hadir Saat Psikotest di DPD

Bogor – bogorOnline.com

Tanpa diketahui banyak pihak, ternyata Walikota Bogor Bima Arya sempat membawa formulir pendaftaran untuk masuk penjaringan Bakal Calon (Balon) Walikota  Bogor dari PDIP, beberapa waktu lalu.
Hal itu diakui oleh Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana saat dihubungi wartawan baru-baru ini. Abdy menjelaskan, Bima sempat muncul sebagai calon dan mengambil folmulir pendaftaran penjaringan. Namun Bima dalam proses psikotes di DPD PDIP Jawa Barat tidak hadir.
“Bima Arya tidak mengikuti proses verifikasi dan psikotes di DPD Jawa Barat, tetapi yang bersangkutan mengambil formulir di DPC PDIP Kota Bogor untuk maju Pilwalkot Bogor menggunakan perahu PDIP. Soal, formulir itu dikembalikan atau tidak, silahkan tanya panitia penjaringan di Kota Bogor,” jelasnya.
Menurut Abdy yang juga bakal calon Gubernur Jawa Barat ini, Bima Arya sebagi incumbent memiliki peluang besar dalam konstelasi  Pilkada. Sedangkan di PDIP ada tiga pintu penjaringan, diantaranya penjaringan di DPC Kota Bogor, di DPD Jawa Barat dan di tingkat DPP. Jadi bisa saja nama Bima Arya tidak muncul dan tidak keluar di DPC dan DPD, tetapi nama itu bisa saja keluar nyabdi DPP. Politik itu last minute dan cair serta memiliki banyak dinamika.
“Peluang mengusung incumbent Bima Arya akan dilihat dulu proses di internal partai PDIP Kota Bogor, dan dinamika Kota Bogor itu sendiri, termasuk melihat hasil survey tingkat elektabilitas dan masyarakat Kota Bogor. Ketika masyarakat Kota Bogor masih menghendaki incumbent, maka tidak menutup peluang bagi PDIP mengusung incumbent disandingkan dengan kader internal,” ungkapnya.
Berbicara kader internal, maka kedekatan Bima Arya dan Ketua DPC PDIP Kota Bogor, Dadang I Danubrata, sebagai teman satu sekolah semasa SMA dulu, bisa menjadi peluang untuk bersama-sama maju pada Pilwalkot Bogor 2018 mendatang.
Bima yang merupakan calon incumbent memiliki peluang besar bersanding dengan siapapun di Pilwalkot nanti, sedangkan Dadang yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, memiliki peluang besar juga mendapatkan tiket partainya untuk maju Pilwalkot.
Namun apapun keputusannya nanti, DPP PDI Perjuangan yang akan menentukan dan memutuskan, pasangan calon Walikota maupun koalisi partai yang akan dibangun dalam menghadapi Pilwalkot mendatang.
Dalam penjaringan PDIP Kota Bogor, ada pendaftar dari kalangan internal dan eksternal. Untuk proses penjaringan bakal calon Walikota Bogor dari PDIP, saat ini sedang dalam proses survey. Semua calon yang mendaftar ke PDIP dari Kota Bogor sudah melakukan sejumlah tahapan, tinggal menunggu hasil survey dan rapat pleno DPD.
“Dalam minggu ini akan diplenokan untuk calon Walikota yang akan maju di Pilwalkot Bogor. Setelah diputuskan oleh DPD, hasilnya kemudian akan diserahkan ke DPP secepatnya,” ungkap Abdy.
Calon yang akan diserahkan ke DPP juga dikerucutkan menjadi satu atau dua nama saja yang diserahkan.
Namun demikian, semuanya itu masih membutuhkan proses panjang dan banyak yang harus dilalui, apakah kebutuhan untuk mengusung incumbent itu merupakan harapan masyarakat atau tidak. Saat ini PDIP akan fokus kepada kader terbaik untuk maju sebagai Walikota.
“Kita fokus dulu mengusung kader terbaik maju sebagai calon Walikota Bogor itu, untuk yang lain lainnya dalam proses, baik perkembangan masyarakat, survey maupun situasi kondisi Kota Bogor mendekati Pilwalkot nanti. Semuanya berproses dan PDIP akan menyiapkan calon terbaik untuk memenangkan Pilkada nanti,” tuntasnya. (Nai)

Comments