Diduga, Plesiran ke Moskow Hanya Hamburkan Uang Rakyat

Bogor | bogorOnline.com

Keberangkatan tiga pimpinan DPRD Kota Bogor ke Moskow, Rusia dalam rangka menghadiri Festival Indonesia (FI) ke-2 di Hermitage Garden, terus mendapat sorotan berbagai pihak, tak terkecuali Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor, Bagus Maulana. Iapun sangat meyayangkan plesiran tersebut.

“Masih banyak persoalan krusial di Kota Bogor, yang jauh lebih penting dan urgent. Ini gawat karena anggota dewan tak tahu prioritas. Kita semua tahu agenda keberangkatan mereka adalah mendampingi Pemkot, sementara PNS Pemkot nggak ikut hadir, jadi siapa yang didampingi? Kalau kurang piknik, mending pake uang sendiri,” ujar Bagus kepada wartawan, Rabu (9/8/17).
Bagus mengingatkan, ketika undangan tersebut bersifat mendampingi Pemkot, sementara PNS Pemkot tidak ada yang berangkat berarti dana yang dianggarkan bersifat liar, dan bisa jadi temuan saat diaudit.
“Lebih baik uang dana plesiran dialokasikan untuk program yang bersentuhan dengan rakyat,” ucapnya.
Menurut Bagus, plesiran Jilid Moskow ini menambah ketidakpercayaan masyarakat bahwa yang menjadi dasar adalah kepentingan rakyat. Sebab, apa yang dihasilkan dari plesiran itu sendiri tidak pernah dipaparkan kepada publik dan diimplementasikan.
“Maka kedepannya jangan salahkan rakyat apabila sudah tidak lagi mempercayai DPRD atas action apapun yang mengatasnamakan rakyat dan kemajuan Kota Bogor,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Annas Rasmana mengatakan bahwa dalam Festival Indonesia terdapat Usaha Kecil Menengah (UKM) asal Kota Bogor yang dipamerkan.
“Jadi ada undangan dari KBRI Moskow ke Walikota Bogor dan teman-teman DPRD untuk mendampingi. Nah yang bisa hadir teman-teman DPRD, Pemkot Kota Bogor kebetulan sedang sibuk semua termasuk saya. Sedang ada kegaiatan lain yang lebih urgent, jadi itu didampingi teman dewan,” katanya.
Sementara itu, dua Wakil Ketua DPRD, yakni Jajat Sudrajat dan Heri Cahyono yang ikut ke Moskow tidak menjawab pesan Whatsapp dan telepon wartawan, terkait hasil kunjungan DPRD ke Rusia.
Sebelumnya, Sekretaris DPRD Kota Bogor, Dwi Roman Pudjo membenarkan bahwa tiga pimpinan DPRD menghadiri kegiatan untuk memenuhi undangan. Menurutnya, pimpinan dewan tersebut adalah Ketua DPRD Untung W Maryono, Wakil Ketua DPRD Jajat Sudrajat, dan Heri Cahyono.
“Surat izin dari Gubernur dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ada. Anggarannya berasal dari DPRD,” ujar Dwi saat ditemui awak media di kantornya, Senin (7/8).
Menurut Dwi, dokumen anggaran berada di bagian keuangan DPRD Kota Bogor, dan masuk ke dalam dana perjalanan dinas.
“Karena disana produk asli Kota Bogor dipamerkan, dan dalam rangka kerjasama mempromosikan pariwisata, investasi dan produk-produk unggulan Jawa Barat.
Kasubag Perbendaharaan Yenelli menuturkan, biaya perjalanan dinas pimpinan DPRD Rp35 juta untuk Hotel dan transport perorang. Untuk dana harian Rp30 juta perorang selama enam hari, semua sudah include dengan semuanya biaya tersebut.
“Anggaran tersebut dari APBD Kota Bogor yang diposkan di Sekwan. Itu untuk selama enam hari,” ungkapnya. (Nai)

Comments