KOMISI IV MINTA PEMERINTAH TETAPKAN DESA BANTARSARI SEBAGAI DESA WISATA AGRO

RANCABUNGUR- Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menetapkan Desa Bantarsari Kecamatan Rancabungur sebagai Desa Wisata Agro. Ketua Komisi IV, Wasto Sumarno mengatakan, Desa Bantarsari dengan potensi yang ada, bahkan bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan bahkan desa santri.

“Komisi 4 mendorong dan merekomendasikan agar Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata menetpkan Desa Bantarsari menjadi salah satu Desa Wisata. sebagai salah satu destinasi atau tujuan wisata pendidikan dan pertanian dalam dan luar negeri,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno, ikut memanen Jambu Kristal di Desa Bantarsari, Rancabungur

Wasto mengatakan hal tersebut setelah beberapa waktu lalu berkunjung dan berdiskusi dengan Pemerintah Desa Bantarsari dan warga di desa tersebut, hadir juga Pemerintah Kecamatan Rancabungur. Menurut Wasto, Desa Bantarsari bisa ditetapkan sebagai Desa wisata agro, karena kegiatan pertanian jambu kristal dan industri olahan yang dikembangkan warga di sana, sudah menjadi salah satu sumber ekonomi warga. “Yang sudah ada bolu jambu kristal , teh jambu kristal. Selain jadi sumber ekonomi, kegiatan warga juga menjadi perhatian wisatawan. Sudah banyak kunjungan dari dalam dan luar negeri. Maka, menurut kami ini potensial untuk di bangun home stay,” katanya.
Lingkungan dan masyarakat yang religius, sambung Wasto yang menjabat Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bogor, juga menjadi daya tarik lainnya untuk mengembangkan Desa tersebut.
“Bisa dikembangkan dan dipadukan pula untuk wisata religi atau desa santri,” kata dia.

Permintaan Komisi IV boleh dibilang wajar, karena pada HJB tahun lalu, Pemerintahan Desa (Pemdes) Bantarsari Kecamatan Rancabungur sabet gelar penghargaan Bupati Bogor.

Adapun, penghargaan dari Bupati Bogor dalam rangkaian acara Hari Jadi Bogor ke 534 “Tegar Beriman Awards” 2016, untuk kategori Kepala Desa dan PKK berprestasi. (Ful)

Comments