Usmar Prihatin akan Aksi Saling Lapor Antara PMII dan Satpol PP Kota Bogor

Bogor – bogorOnline.com
Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman mengaku prihatin terkait aksi saling lapor yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Iapun meminta agar kedua belah pihak menyelesaikan permasalahan dengan bermusyawarah demi menjaga kondusifitas Kota Bogor.
“Setelah ditanyakan kepada pihak Satpol PP, intinya terjadi miss komunikasi. Jadi lebih baik bermusyawarah dan menyelesaikan permasalahan itu secara kekeluargaan,” kata Usmar kepada wartawan, Kamis (3/8/17).
Tetapi, kata Usmar, berhubung kedua belah pihak sudah mengambil langkah hukum dengan sama sama melaporkan kepada pihak kepolisian, maka hal itu sudah menjadi ranah kepolisian.
“Tapi saya tetap berharap musyawarah tetap bisa dilakukan untuk mencari solusi terbaik,” katanya.
Mengenai adanya tuntutan dari mahasiswa tentang kinerja Satpol PP. Usmar menegaskan, setiap satu pekan sekali dalam rapat briefing staf, evaluasi kinerja dinas rutin dilakukan.
“Kalau mahasiswa menanyakan soal kegiatan penegakan perda, seluruh permasalahan menyangkut penegakan perda sudah dilakukan oleh pihak Satpol PP setelah mendapat pelimpahan dari Dinas Perumkim,” jelas politisi Partai Demokrat ini.
Ketika disinggung mengenai desakan mahasiswa agar Kasatpol PP Heri Karnadi dicopot, Usmar menyerahkan persoalan tersebut kepada Walikota Bima Arya.
“Kami mengapresiasi kritik dan perhatian para mahasiswa kepada Satpol PP. Kami akan terus melakukan evaluasi sesuai dengan yang ditudingkan ke Satpol PP,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kasatpol PP Heri Karnadi mengaku siap mundur dari jabatannya apabila ada instruksi dari pimpinan.
“Saya siap mundur, dicopot, dimutasi adalah hal yang biasa,” katanya.
Selain itu, Heri menjelaskan, laporan dugaan pelecehan seksual kepada Polresta Bogor Kota merupakan salahsatu upaya untuk menyalurkan hak warga negara dalam hal perlindungan hukum.
“Ya, itu supaya anggota saya dapat perlindungan. Kalau soal adanya penganiayaan yang menimpa mahasiswa, tergantung dari sudut pandangnya. Sebab, saat itu kan chaos, anggota saya juga ada yang kena tendang dan pukul,” tuturnya. (Nai)

Comments