Duh, Banyak Perusahaan Tak Punya Izin di Parungpanjang

 

PARUNGPANJANG – Kecamatan Parungpanjang salah satu wilayah perbatasan  yang luput dari ragam pengawasan. Lokasi yang ‘strategis’ karena menjadi batas wilayah dengan perkotaan Tangerang Banten. Di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor ini, rupanya banyak disalahgunakan oleh sejumlah pengusaha nakal.

Seperti di kampung Lumpang Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, menjadi kawasan industri. Ironisnya, keberadaan 2 pabrik disinyalir belum mengantongi izin. Tak hanya berani mengangkangi perizinan, pengusaha ini juga seakan tak peduli dengan keluhan warga sekitar.

Salah satu perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran itu, adalah perusahan pakan ayam yang terletak di Kampung Lumpang, Desa Lumpang.

Selain tak terawasi secara detail mengenai proses pembuatan yang seharusnya memenuhi ragam unsur persyaratan yang telah ditentukan, pabrik ini juga disinyalir belum mengantungi izin operasi. Padahal keberadaan perusahaan ini banyak dikeluhkan warga lingkungan tersebut.

Terutama pencemaran udara yang timbul akibat proses pembuatan pakan ayam hasil produksinya. Namun sayang, hingga saat ini, pihak pemerintah setempat baru melayangkan teguran. Terkait hal ini, dikatakan oleh Sekcam Parungpanjang, Icang Aliyudin, Kepada bogoronlin.com, saat di temui diruangan nya, Jumat (27/9).

“Kita sudah memberikan surat teguran yang ke dua. Kalau tidak ada tanggapan dari pihak perusahan dalam beberapa hari kedepan kita akan layangkan surat ketiga, baru kita lakukan penutupan, ”Paparnya.

Menurutnya, pihak pemerintah Desa khususnya Kepala Desa Lumpang, harus lebih respon melaporkan terkait adanya keluhan dari warga, terkait keberadaan perusahan di wilayahnya tersebut.

Selain itu, lanjut Icang mengatakan, Pabrik batik  belum mempunyai izin sampai saat ini.
Bahkan, pabrik tulang juga belum ada izin nya. “Semuanya sudah kita tegur melalui surat, nanti kita akan koordinasi dengan satpol-PP Kabupaten Bogor, terkait persoalan ini,” katanya, (Mul).

Comments