Izin Karoke Inul Jangan Dikeluarkan, Usmar Sepakat Dengan Alasan Penolakan yang Disampaikan Oleh Warga Sekitar

Bogor – bogorOnline.com

 

Keberadaan ruko yang akan dijadikan tempat bisnis komersial ruangan bernyanyi atau karoke, berlisensi Inul Vista milik artis goyang ngebor Inul Daratista, yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, Kampung Gandok, RT03/RW05, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, yang mendapat penolakan keras serta protes dari warga, didukung oleh Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman.

Mendengar penolakan warga tersebut, Usmar pun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi ruko dan meninjau ke dalam ruangan ruko yang sudah dibentuk menjadi room-room untuk tempat karoke.

Usmar mengatakan, kondisi ruko tidak ada yang berubah, hanya saja sudah dibentuk menjadi kamar kamar untuk tempat karoke. Terkait adanya penolakan dari warga, Usmar mengaku, sepakat apabila warga mayoritas dan yang terdampak menolak, maka Pemkot Bogor juga jangan mengeluarkan perizinan untuk lokasi Tempat Hiburan Malam (THM) itu.

“Saya sepakat dengan warga, kalau memang banyak mudharatnya dan warga menolak, maka Pemkot Bogor jangan memberikan perizinan apapun. Saya sudah mengecek ke DPMPTSP Kota Bogor, memang belum ada pengajuan untuk izin tempat karoke itu,” ungkap Usmar, Senin (4/9/17).

Dalam sidak, Usmar juga mengaku, sudah menegur pihak pemilik ruko untuk menghentikan semua kegiatan aktifitas di lokasi ruko.

“Saya sudah minta agar dihentikan dulu semua aktifitasnya, karena ada permasalahan aspek sosial, apalagi belum memiliki izin resmi dari Pemkot Bogor,” tegasnya.

Sementara, warga setempat Edwin Suwandana menegaskan, seluruh warga yang berlokasi di Kampung Gandog, Kelurahan Pakuan, perkampungan yang terdampak langsung dan sangat dekat dengan rencana ruko karoke Inul Daratista, menolak dan meminta agar tidak dilanjutkan bisnis usaha tempat karoke tersebut. akan banyak dampak yang ditimbulkan dari keberadaan THM itu, apalagi warga disini semuanya tidak mendukung dan tidak memberikan persetujuan untuk perijinan lingkungan.

“Kami menolak keberadaan tempat karoke itu, dan bagi warga sudah harga mati untuk menolak keberadaan THM di daerah pemukiman masyarakat. Kita minta kepada Pemkot Bogor untuk tidak memberikan perizinan apapun, dan segera disegel tempat karoke tersebut,” tegasnya.

Edwin baru mengetahui akan berdirinya tempat hiburan karaoke,  setelah salah seorang tetangganya memberitahukan bahwa akan ada tempat karaoke baru yang akan beroperasi dan saat ini sedang dalam tahap perbaikan.

“Saya kaget ini akan berdiri tempat hiburan karaoke yang jaraknya tidak jauh dari rumah saya, jika malam hari suasana hening. Ini pasti akan menimbulkan kebisingan karena tempat tersebut membelakangi rumah saya, hanya dipisah oleh kali Cibalok saja. Dan saya menolak keras beroperasinya tempat karaoke tersebut karena akan menganggu,” tegas Edwin. (Nai)

Comments