Bank BCA Otista Harus Segera Merevisi Siteplane dan Andal Lalin

Bogor – bogorOnline.com
Kegiatan pembangunan yang akan segera rampung untuk gedung baru Bank BCA berlokasi di Jalan Otista kawasan Tugu Kujang, terus menjadi perhatian pihak Pemerintah Kota Bogor. Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman didampingi Kepala Dinas Perhubungan Rakhmawati dan sejumlah dinas instansi terkait, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan gedung baru Bank BCA.
Dalam sidaknya, Usmar mendapati bahwa aktifitas pembangunan gedung baru Bank BCA akan segera rampung, namun sejumlah permasalahan belum diselesaikan oleh pihak Bank BCA, diantaranya kaitan revisi andalalin dan revisi siteplane IMB. Karena telah terjadi pemangkasan ketinggian bangunan dari empat lantai menjadi tiga lantai, maka IMB yang sudah dikeluarkan oleh Pemkot Bogor harus di revisi.
“Bangunan Bank BCA siteplane nya dirubah dari empat tingkat menjadi tiga tingkat, hanya saja sampai saat ini belum dilakukan revisi siteplaene IMB. Kalau mereka merevisi IMB, maka akan menjadi klaim atau restitusi pajak IMB bagi Pemkot Bogor, dan kami siap mengembalikan uangnya,” jelas Usmar kepada wartawan, Senin (4/9/17).
Selain itu, revisi andal lalin juga belum dilakukan dan diajukan oleh pihak Bank BCA, padahal revisi andalalin itu sangat penting karena menyangkut pintu keluar bagi aktifitas Bank BCA nantinya. Pintu masuk tetap melalui Jalan Otista, namun untuk mengantisipasi krodit kemacetan dan lalu lintas, pintu keluar harus menggunakan akses Jalan Bangka. Permasalahan lainnya yang harus direalisasikan dan diperhatikan adalah soal keberadaan PKL disekitar bangunan Bank BCA, mereka para pedagang itu sudah berjualan puluhan tahun, jadi harus diakomodir.
“Harus diakomodir dan ditampung para PKL disana, dengan menyiapkan kantin atau ruang khusus bagi para pedagang PKL, karena banyak PKL yang sudah berjualan berpuluh puluh tahun di lokasi tersebut. Kami minta semua permasalahan disana diselesaikan sebelum dilakukan launching atau dioperasionalkan bangunan gedung baru itu,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dishub Kota Bogor, Rakhmawati mengatakan, berdasarkan hasil kajian tim pengawas bangunan dan gedung Pemkot Bogor, harus dilakukan revisi soal andal lalin, menyangkut pintu keluar di Jalan Bangka.
“Sampai saat ini belum ada pengajuan untuk revisi andalalin, padahal andalalin itun sangat penting sebagai antisipasi terjadinya bangkitan kemacetan dan lalulintas disana. Kami berharap bisa segera di revisi sebelum di selesaikan pembangunannya,” pungkasnya. (Nai)

Comments