Tujuh Karyawan Tewas Saat Kuras Bak Limbah Perusahaan di Parungpanjang

PARUNGPANJANG – Tujuh orang karyawan perusahaan krai atau alas telur, di RT02/03, Kampung Cibunar Balai Desa, Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang tewas didalam sebuah bak penampungan limbah di dalam pabrik tersebut, Sabtu (30/1). Diduga, korban meninggal akibat menghirup gas beracun dari dalam bak berukuran 3×3 meter dengan kedalaman 6 meter tersebut.
Informasi yang dihimpun bogoronline.com, kejadian bermula saat karyawan akan menguras penampungan limbah tersebut. Sekira, pukul 14.00, tiga karyawan turun ke dalam bak penampungan, yakni Iwan (35), Ade Setiawan (40), Mulyadi (19). Saat sedang bekerja, mereka tiba-tiba mengalami sesak nafas dan tidak berapa lama tenggelam di penampungan tersebut.
“Air tersebut mengandung gas yg berbahaya bila di hirup dan akhirnya pada saat mereka mebersihkan bak penampungan mereka keracunan dan meninggal,” ujar, salah seorang karyawan yang tidak disebut namanya.

Korban meninggal baru diketahui karyawan lainnya yang curiga karena korban tak kunjung naik ke permukaan. Saat dilihat ke dalam bak, ketiga korban sudah mengambang dipermukaan air limbah. Karyawan lainnya kemudian datang untuk memberikan pertolongan. “Ada empat orang yang menyelamatkan dan turun ke dalam bak, tapi keempat orang yang menyelamatkanya juga meninggal, 1 orang meninggal di Puskesmas Parungpanjang,” kata dia. (Mul)

Comments