Belum Miliki IMB, Walikota Hentikan Pembangunan Transmart !

Bogor – bogorOnline.com
Proyek pembangunan Transmart yang berlokasi di bilangan jalan KH. Abdullah Bin Nuh yang belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) membuat Wali Kota Bogor geram. Sebab, seharusnya segala proses pembangunan harus memiliki IMB sebelum dibangun.  Untuk itu, ia melarang segala jenis aktivitas pembangunan tersebut.
“Ini kan dokumennya belum lengkap baru IPPT, Amdal dan IMB nya belum. Jadi saya minta stop semua pengerjaan, stop aktivitas, tidak boleh ada pengerjaan sebelum semuanya selesai, “ kata Bima saat inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pembangunan Transmart didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor Boris Derarusman, Camat Tanah Sareal Asep Kartiwa, Camat Bogor Barat Pupung W. Purnama, Jumat (29/9/17).
Selain itu ia meminta pihak Transmart untuk sosialisasi dengan warga karena warga ada beberapa yang keberatan terkait dengan kebisingan, bahkan ada juga warga yang mengeluh karena rumahnya retak.
“Saya minta Camat dan Lurah di cek apa benar retak atau tidak,” imbuhnya.
Bima mengaku mengetahui proyek yang akan dibangun 4 lantai tersebut ketika ada keluhan dari warga.
“Saya kira baru mulai penggalian, ternyata pas saya kesini sudah 2 lantai, warga banyak yang mengeluh, ternyata IMB nya memang belum ada” terangnya.
Namun sebelumnya pihak Transmart sempat datang ke Balaikota untuk menyampaikan rencananya membangun pusat perbelanjaan.
“Saya bilang silahkan diproses pengajuan izinnya sampai IMB nya keluar baru boleh membangun,” tegasnya.
Ia menegaskan, sebelum IMB dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor seharusnya tidak boleh ada kegiatan apapun.
“Pak Lurah, pak Camat saya minta koordinasi dengan Disperumkim bagian pengawasan lingkungan dan koordinasi dengan Satpol PP untuk di berikan peringatan, kalau peringatan tidak diindahkan di segel. Intinya saya minta dihentikan dulu sebelum IMB keluar dan kami akan tetap awasi,” pungkasnya. (Nai/ist)

Comments