DPMPTSP Kabupaten Bogor Nyatakan Perusahaan Alas Telur, Yang Makan 7 Korban Bodong

CIBINONG-

Kapala Bidang (Kabid) Perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor Dani Rahmat mengatakan, untuk perizinan perusahaan alas telur di Kampung Cibunar Kardun, RT 02/03, Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang yang membuat 7 orang karyawan dan warga tewas di bak penampungan limbahnya tersebut. Sampai saat ini memang tidak berizin sama sekali alias bodong. Sebab setalah dicek oleh pihaknya tidak ada sama sekali muncul nama pabrik dan pemiliknya terkait izin perusahaan industri.

“Ditambah tahapan demi tahapan yang harus ditempuh oleh si pemilik mulai dari izin peruntukan pengunaan tanah, site plan, dukumen lingkungan, pemeriksaan gambar, kemudian Izin Mendirikan Bangunan (IMB),” kata Dani saat ditemui bogorOnline.com di kantornya Rabu (4/10/27).

Dani menambahkan, selain itu dirinya juga memberi tahukan kepada seluruh masyarakat yang ada di Bumi Tegar Beriman. Bahwa adanya DPMPTSP adalah untuk mempermudah warga terkait perizinan. Sedangkan fungsi dari pengawasan ada pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Dalam hal ini adalah tim teknis. Sehingga soal pengawasan di lapangan bukan ada pada pihaknya. Maka jangan sampai ada salah pandangan lagi, bahwa terkait pengawasan ada pada dinasnya. Jadi pihaknya ada hannya untuk menerbitkan izin sesuai Standart Operating Prosedure ( SOP) yang ada.

“Itulah tugas kami dalam melayani masyarakat tentang izin saja,” tambahnya.(rul)

Comments