Infrastruktur Kabupaten Bogor, Bak Kubangan Kerbau

KEMANG-

Melihat kondisi infrastruktur mulai dari Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng sampai Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang yang kondisinya bak kubangan kerbau. Maka Ketua Komisariat
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Univ.Nahdlatul Ulama Indonesia (PK PMII UNUSIA) Kabupeten Bogor Fathur Rohman mengatakan, akses jalan adalah sebuah tonggak untuk memajukan sebuah daerah jika infrastrukturnya baik maka perkembangan ekonomi dan beberapa sektor lainya akan semakin baik. Akan tetapi hal ini tidak terjadi di jalan raya Cibetung Udik yang sangat hancur dan juga banjir.

“Jalan yang sangat hancur dan banjir itu sangat tidak layak untuk dilewati oleh masyarakat,” keluhnya saat dihubungi bogorOnline.com Minggu (22/10/17).

Fathur menambahkan, bagaimana bisa disebut layak apabila jalanya saja banjir serta kerap memakan korban. Seperti terjatuh dari motor karena lubang yang dalam ketika dilewati ditambah penerangan yang tidak ada ketika malam hari. Bahkan sampai pada tidak adanya pembuangan air sehingga air tergenang. Menurut dirinya jalan tersebut lebih cocok untuk di masukan ikan lele, lebih baik jadi empang dari pada jadi jalan. Bahkan ketika pihaknya melintasi jalan tersebut ada seorang warga yang memperbaiki jalan dengan cara menambalnya dengan tanah dan batu. Sehingga ia bertanya kepada salah satu warga, dan langsung dijawab
tidak ada sikap sama sekali dari Pemkab Bogor. hanya janji untuk memperbaiki.

“Ironis memang jika wacana Bupati Bogor adalah ingin membentuk Kabupaten termaju, akan tetapi di beberapa daerah. Masih banyak sekali jalan yang tidak layak pakai,” tambahnya.(rul)

Comments