Suhendra Siap Lanjutkan Program Herman Lukman

Sertijab dan Pisah Sambut Kepala Kantor Imigrasi Bogor

 

Bogor – bogorOnline.com

 

Tiga tahun sudah Herman Lukman memimpin Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bogor, tepat 20 Oktober 2017, terjadi pergantian pada posisi Kepala Kantor Imigrasi, Herman Lukman dipindahkan ke Tangerang menjadi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang, sedangkan posisinya digantikan oleh Suhendra, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Imigrasi Kelas II Tanjung Uban dari Kepulauan Riau. Serah terima jabatan dilakukan di kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor Jalan Ahmad Yani yang dilanjutkan dengan pisah sambut di Hotel Sahira.

 

Herman Lukman mengatakan, dirinya bertugas di Bogor dari mulai bulan Oktober 2014 sampai bulan Oktober 2017. Banyak sekali terobosan program yang dilakukan, salah satunya pelayanan dengan menggunakan sistem berbasis online.

 

“Sudah tiga tahun saya bertugas di Kantor Imigrasi Kelas I Bogor, Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan baik. Mudah-mudahan dengan adanya pimpinan yang baru, bisa lebih baik dan lebih maju kedepannya,” ungkap Herman kepada wartawan, usai Sertijab di Kantor Imigrasi Bogor, Jalan Ahmad Yani, (20/10/17).

 

Terkait apa yang sudah dilakukan saat bertugas di Imigrasi Bogor, Herman mengaku, tentunya dirinya selalu melakukan pembenahan-pembenahan terutama dalam hal infrastuktur, dan sekarang masih mempunyai beban yang belum terealisasi yaitu terkait membangun kantor Imigrasi Bogor yang baru. Oleh karenanya, mudah-mudahan dengan adanya pimpinan yang baru hal itu bisa kembali dilanjutkan pembangunannya.

 

Selain itu, kantor Imigrasi Bogor juga terkenal dengan pengawasannya seperti pengawasan di daerah Puncak, Bogor terkait WNA.

 

“Alhamdulillah, dari saya pertama bertugas disini, pengawasan di Puncak seperti Operasi Puncak, Maroko, Imigran, dan terakhir Operasi Cyber Crime, semua sudah terlaksanakan. Tentunya kedepan tantangan kita tidak semudah itu, Bogor harus tetap eksis, dilapangan harus terus berjalan dan bidang pengawasan pun tidak boleh kedor,” katanya.

 

Disisi lain terkait tim PORA, Herman mengatakan, banyak terobosan yang sudah dilakukan, terakhir diantaranya melakukan operasi bersama di Cigudeg dan Mersi. Tim PORA ini merupakan tim kecil gabungan yang meliputi Kepolisian dan TNI.

 

“Mungkin minggu depan ada sosialisasi tingkat kecamatan, namun dikarenakan saya sudah mutasi jadi mungkin akan dilanjutkan oleh pimpinan yang baru. Dalam hal ini, sementara sosialisasi difokuskan di Kabupaten, karena memang terdapat pelanggaran-planggaran yang cukup banyak oleh orang asing yang berada di wilayah tersebut. Terkait pelayanan, saat ini sudah menggunakan sistem online dan alhamdulillah untuk pengaduan-pengaduan sudah berkurang,” tandasnya.

 

Terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bogor yang baru, Suhendra menuturkan, dirinya akan melanjutkan berbagai program yang sudah dilaksanakan dan sudah direncanakan kedepan. Konsolidasi internal dan eksternal juga akan dilakukan.

 

“Pertama pendataan ulang kembali dan pemetaan terhadap penyebaran para WNA di Bogor ini, dari mana saja, jumlahnya berapa, asal negaranya, jumlah keluarganya dan sebaginya. Setelah itu, kami juga akan melakukan pengawasan secara berkala. Kita akan konsolidasi internal dulu, baru eksternal,” ucapnya.

 

Terkait pelayanan, Suhendra menuturkan, apa yang sudah baik dikerjakan oleh pimpinan sebelumnya, itu akan tetap dipertahankan, dan mungkin ada hal-hal lain yang nanti akan dievaluasi serta akan ditingkatkan dalam segi pelayanan.

 

“Adanya sistem online, nanti kita akan melakukan penguatan dan  evaluasi terhadap program yang sudah ada, apabila ada yang diperlukan perbaikan tentu akan kita lakukan, agar semua itu bisa berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa menerima manfaatnya yang sangat optimal, sebagaimana yang telah diharapkan oleh pimpinan kami di pusat. Selain itu, program ini juga sudah dicanangkan di semua kantor Imigrasi di seluruh Indonesia,” bebernya.

 

Terkait pembangunan kantor baru yang belum sempat diselesaikan, Suhendra mengatakan, nanti akan dilihat bagaimana administrasinya, dan pihaknya akan terus berupaya dan mendorong kembali agar bisa secepatnya direalisasikan pembangunannya.

 

“Intinya yang menjadi prioritas kedepan yakni, pengoptimalan secara internal, kemudian melakukan pengembangan pengawasan di wilayah,” tuntasnya. (Nai)

Comments