Ketum Said Aqil Jika NU Bersatu, Dunia Akan Segan

bogorOnline.com-
Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Sirajd menyampaikan, NU itu moderat dan toleran. Tidak radikal maupun ekstrim. Oleh karena itu, jika NU di Indonesia in tetap kuat dan bersatu, secara tidak langsung Indonesia akan dihargai dunia.

“Gerakan radikal, ekstrim apalagi teroris bukan umat yang dibangun dan diinginkan Nabi SAW. Umat yang dikehendaki berdasarkan alquran, dan sesuai perintah Allah SWT, umat yang moderat tidak radikal, tidak ekstrem, apalagi teroris, ” ungkapnya di acara Tablig Akbar di Taman Sangkareang Mataram, Rabu (22/11).

“Dengan Indonesia moderat dunia akan hargai, itu yang saya maksud Islam Nusantara yang berbudaya santun, ramah, jaga persatuan, anti radikal anti ekstrim namanya Islam nusantara,” kata dia.

Ia menjelaskan, dalam hal ini, posisi ormas NU yang didirikan KH Hasyim Asy’ari bertujuan bahwa NU ialah moderat dan toleran. Adapaun tujuannya, kata dia yaitu satu ukhuwah Islamiyah, Rohaniah dan ukhwah Insaniyah.

Dia mencontohkan, ketika kaum muslimin bertemu dengan orang lain yang bukan satu agama, maka ukhuwah atau persaudaraan itu masuk kategori ukhuwah insaniyah (kemanusiaan).

Menurut dia, selama ada NU yang menekankan prinsip saudara islam di Indonesia, maka kata dia secara tidak langusng akan dihargai seluruh dunia. Karena islam di Indonesia umatnya tidak riadikal.

Ia mencontohkan bagaiamana ketidak harmonisan bangsa lain seperti di Afganistan yang perangnya tidak kunjung selesai sampai sekarang. Padahal, Afganisatan terdiri hanya dari tujuh suku. Begitupun dengan negara Irak yang mana Islam selalu menjadi korban. Bahkan korban umat muslim mencapai 1,5 juta orang.

Sama halnya dengan negara Suriah, sebanyak 500 ribu orang jadi korban karena terjadi perang antar sesama Islam.

“Di Lombok dan di Idonesia mau kita begitu? tentu tidak. Maka mari perkuat ukhuwah dengan semangat Islam nusantara. Kalau ikut ulama pasti bahagia dan selamat. Kalau tingalkan ulama rugi dan hancur” pungkasnya.(rul)

Sumber:https://kicknews.today/2017/11/23/said-aqil-jika-nu-bersatu-dunia-akan-segan/

Comments