Musda AMPI VIII Kota Bogor Periode 2017 – 2022

bogorOnline.com

Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dideklarasikan pada tanggal 28 Juni 1978 di Pandaan Jawa Timur oleh para pemuda Indonesia yang memiliki tekad untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan ”Sumpah Pemuda” dan harus tetap hidup dalam diri sanubari kaum muda Indonesia. Oleh karena nya, mereka sepakat membentuk organisasi yang diberi nama AMPI sebagai alat perjuangan untuk mewujudkan idealismenya.

Ketua PLT AMPI Kota Bogor, Eka Wardana menuturkan, Musyawarah Daerah (Musda) AMPI ke VIII ini sangat penting. Karena Ampi adalah sebagai salahsatu organisasi kepemudaan dan sebagai sumber laboratorium yang mencetak kader muda Partai Golkar.

“Kami berharap dalam musda ini dapat terpilih ketua dan kepengurusan yang baru, yang lebih muda dan berkarya. Semoga Ampi dapat memberikan warna dan ide ide baru untuk kemajuan Kota Bogor,” tutur Eka dalam sambutannya, di Hotel Grand Savero, jalan Pajajaran, Ahad (10/12/17).

Ketua DPP Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor menegaskan, AMPI sekarang jangan seperti AMPI jaman dulu, harus jadi AMPI jaman Now, AMPI harus bisa memasyarakat, masuk ke berbagai golongan.

“AMPI juga harus bisa bersinergi dengan pemerintahan, karna Golkar selalu menjadi partai pendukung pemerintah,” tegas Tagor.

Masih di tempat yang sama, Walikota Bogor, Bima Arya, mengatakan, saya sangat setuju jika AMPI kembali ke khitahnya, Menurutnya, republik ini dibangun oleh anak-anak muda yang luar biasa dan dahsyat. Puluhan tahun sejak tahun 1966, semakin tua republik ini dan upaya untuk memudakan kembali republik ini baru ada lagi setelah reformasi.

“Yang menjadi pertanyaan apakah muda itu identik tidak dengan pembaharu ? Muda otak zaman old, tidak ada artinya. Karena banyak juga yang sudah senior atau tua namun memiliki gagasan yang lentur dengan perkembangan zaman. Semoga AMPI dapat bersama-sama bersinergi dalam membangun kota Bogor, saya doakan yang terbaik untuk Ampi,” kata Bima.

Sementara itu, Ketua AMPI Kota Bogor, Achmad Irfani Miskal mengungkapkan, sebelumnya saya adalah pengurus pusat AMPI, dan kebetulan berdomisili di Kota Bogor, dan telah bersama-sama Golkar membangun AMPI ini.

“Khususnya kita nanti dibagian Pemuda-pemuda, kita buat Simple, tidak perlu Soan kesana kesini. Disini ada beberapa tatanan yang telah saya lalui, setelah itu dirumuskan secara teknis, izin ke senior lalu jalan,” ungkap Irfani.

Saat ditanya kaitannya dengan pilkada, Irfani mengatakan, AMPI ini, Sesuai Rakernas 1 Golkar yaitu untuk meraup suara pemuda untuk Partai Golkar, jadi apapun nanti program kerja kita, bentuknya bagaimanapun, yang jelas itu untuk menggaet suara pemuda.

“Dari awal sudah saya tekankan, saya berjanji tidak akan terlibat dalam politik praktis, kita disini murni, hanya untuk meraup suara pemilih pemula,” pungkasnya. (Nai)