Perumahan GBJ Dua Melanggar Aturan, Warga 3 Desa Gunung Putri Geram

GUNUNGPUTRI-

Warga tiga desa Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yaitu Cicadas, Tlajung Udik dan Desa Bojong Nangka serbu pengembang perumahan Griya Bukit Jaya (GBJ) 2 Senin (18/12/17). Informasi yang didapat bogorOnline.com kedatangan puluhan warga desa tersebut lantaran pihak perumahan tidak pernah mendengarkan keluhan masyarakat. Bahkan masyarakat menilai pengembang telah menyalahi aturan, dalam membangun perumahan. Dengan merubah Site plan yang diduga ada permainan dari oknum Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu ( DPMPTSP) Pemkab Bogor. Sehingga
pengembang dapat meloloskan perizinan perumahan tersebut.

Tokoh masyarakat Gunung Putri Maman Daning yang hadir dilokasi mengatakan, warga 3 desa ini sudah geram akibat pengembang GBJ yang tidak memperhatikan dan mendengarkan keluhan masyarakat. Ditambah pengembang juga banyak melakukan pelanggaran. Mulai dari merubah Site plan dan menggunakan lahan Fasilitas masyarakat seperti jalan. Selain itu perumahan membangun dibawah tebing yang sangat membahayakan.

“Saya menduga dinas perijinan telah disuap oleh pengembang, makanya izin bisa terbit. Oleh sebab itu saya akan bawa masalah suap menyuap ini ke
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujarnya di lokasi.

Sambung Camat Gunung Putri Juanda Bimansyah mengatakan, bahwa terkait permasalahan pengembang GBJ yang dilaporkan warga. Telah melakukan pelanggaran ia hanya mengatakan masih dalam penyelidikan dan kajian dinas terkait.

“Masalah ini sedang dalam kajian, makanya hari ini, semua hadir dilokasi, untuk bersama sama meninjau,” katanya.

Disisi lain perwakilan dari (GBJ) 2 Tatang tidak dapat memberikan keterangan dengan jelas. Dirinya lebih irit untuk bicara di depan warga saat itu.

“Iya iya iya,” kata Tatang di lokasi.(rul)