Diiringi Marhabaan, Ru’yat Zaenul Daftar ke KPUD Kota Bogor

Ade Yasin: Ru’yat dan Zaenul Figur Yang Lurus dan Agamis

bogorOnline.com

Pasangan calon Walikota Bogor Achmad Ru’yat dan calon Wawalkot Zaenul Mutaqin yang diusung oleh tiga partai politik, diantaranya PKS, PPP dan Gerindra, melaksanakan deklarasi yang dilaksanakan di GOR indor Pajajaran. Hadir dalam deklarasi para pengurus partai diantaranya PKS, PPP dan Gerindra, serta sejumlah relawan, para tokoh agama dan masyarakat, kyai serta pimpinan pondok pesantren di Kota Bogor. Acara dihadiri juga Ketua DPW PPP Jawa Barat Hj. Ade Yasin, Wasekjen DPP PPP Andi Surya Wijaya, mantan Menteri Suswono, anggota DPR RI dari fraksi PKS Ecki Awaludin, fraksi PPP Joko Purwanto, ketua DPC PKS Atang Trisnanto, Ketua DPC Gerindra Sopian, para anggota DPRD Kota Bogor dari fraksi PKS, PPP dan Gerindra.

Deklarasi yang diadakan sederhana tapi semarak dan menyedot perhatian masyarakat Kota Bogor. Kader kader partai yang hadir memberikan semangat dan seluruh peserta yang hadir mendoakan agar pasangan Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin memenangkan Pilwalkot terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bogor tahun 2018- 2023.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Hj. Ade Yasin, dalam acara deklarasi mengatakan, semua daerah yang melaksanakan pilkada serentak di Jawa Barat, mengalami hal yang sama, ketika menentukan koalisi dan pasangan calon. Ternyata urusan politik tidak bisa diberikan hanya di tingkat daerah, tapi juga provinsi dan pusat. Setelah melalui proses yang cukup menyita energi dan panjang, Kota Bogor akhirnya bisa berkoalisi dengan PKS dan Gerindra dalam Pilkada Kota Bogor.

“Akhirnya koalisi tiga partai terwujud di Kota Bogor, antara PKS, PPP dan Gerindra. Koalisi ini sudah melalui proses yang sangat panjang. Perahu sedikit tapi isinya penuh, inilah koalisi sehat dan efektip. Jangan tertipu dengan perahu banyak tapi isinya kosong dan tidak sehat,” kata Ade Yasin.

Ade juga yakin perahu PPP, PKS dan Gerindra isinya sangat penuh jadi bisa memenangkan Pilwalkot Bogor. Terkait pasangan Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin, ini merupakan pasangan siap bertarung dan memperjuangkan masyarakat Kota Bogor lebih maju dan baik kedepan.

Sekarang perpaduan antara PKS, PPP dan Gerindra ini sudah menjadi barometer untuk memenangkan Pilwalkot Bogor. Mudah mudahan hasil kemenangan nanti akan mampu merubah Kota Bogor yang islam.

“Jangan takut, lawan kita dari incumbent, karena tidak ada manusia yang sempurna, ketika kita memperjuangkan calon calon yang murni dari kader terbaik partai, maka akan mampu berhasil memenangkan Pilwalkot. Sekarang kita siap siap bekerja bersama sama untuk memenangkan Pilwalkot ini,” seru Ade Yasin.

Ia juga berpesan, kepada timses agar menjaga sikap perilaku di masyarakat, supaya calon ini menjadi calon terbaik di Kota Bogor. Untuk figur pasangan yang diusung, Ade Yasin yang juga calon Bupati Bogor ini mengungkapkan, sosok Achmad Ru’yat adalah orang yang tulus dan lurus serta nyantri, artinya memahami agama dan pinter ngaji. Bahkan calon wawalkot Zaenul Mutaqin sejak kecil orangnya lurus, karena saking terlalu lurus nya, jadi suka lagu. Semoga dua orang lurus dan tulis ini bisa merubah Kota Bogor kedepan.

“Dua pasangan ini akan menjamin  Kota Bogor menjadi lebih baik. Saya mendoakan Ru’yat dan Zaenul, apa yang di cita cetakan dan di inginkan di qobul oleh Allah SWT. Insyaallah di Pilkada 2018 ini, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor jadi pemenang,” tegasnya.

Sementara, Calon Walikota Bogor, Achmad Ru’yat mengatakan, dalam Pilwalkot Bogor ini, marilah membangun tongkat tongkat Nabi Musa untuk membangun kepemimpinan Ru’yat dan Zaenul. Dalam menentukan terjun kembali pada pertarungan Pilkada, Ru’yat mengaku melakukan proses yang sangat panjang.

“Saya tertarik menjadi kandidat Walikota Bogor, karena melihat kondisi Kota Bogor saat ini yang belum mampu memberikan kemajuan serta kenyamanan. Memang banyak pihak dari alim ulama dan tokoh masyarakat yang mendorong dari dulu, tetapi karena betapa pedih melihat kemiskinan dan kemacetan serta persoalan lainnya di Kota Bogor, menjadi landasan akhirnya saya maju di Pilwalkot ini,” ungkap Ru’yat.

Menurutnya, banyak sekali program program prioritas yang belum dilanjutkan oleh dirinya pada saat terakhir menjabat sebagai Wakil Walikota Bogor dulu.

“Jadi kedepan, semua program prioritas itu akan saya lanjutkan untuk kemajuan lebih baik kota bogor,” ujarnya.

Proses politik yang sangat pedih pengalaman pada Pilwalkot 2013 lalu, maka untuk tahun 2018 ini harus dijaga oleh seluruh Tim koalisi dari PPP PKS dan Gerindra dalam mengawal dan memenangkan proses pemilihan nanti.

“Kita harus rebut kemenangan ini, karena melihat pengalaman 2013 lalu, menjadi evaluasi dan cerminan bahwa saat ini kita harus memenangkannya,” tandasnya.

Calon Wakil Walikota Bogor, Zaenul Mutaqin, mengucapkan terima kasih kepada perjuangan PPP, PKS, dan Gerindra yang telah menghasilkan koalisi bersama di Pilwalkot. ZM panggilan akrab tokoh Kota Bogor ini, mengungkapkan, dirinya juga melakukan proses meminta masukan kepada para kyai dan ulama serta tokoh masyarakat terkait memilih pasangan maju diPilwalkot. Bukan itu saja, keputusan memilih Achmad Ru’yat dikarenakan sudah merupakan hasil dari istikhoroh yang dilakukan beberapa kali dalam menentukan pasangan.

“Saya berdampingan dengan Achmad Ru’yat ini merupakan hasil istikhoroh dan masukan masukan dari para tokoh agama serta tokoh masyarakat di Kota Bogor,” ujar Zaenul.

Ia juga menuturkan, dal Pilwalkot Bogor ini tidak berambisi atau ingin mengambil sebagai calon Walikota.

“Kalau saya hanya berambisi, ada satu partai yang memberikan kursi emas, tapi saya tidak mengambilnya karena saya lebih memilih Achmad Ru’yat sebagai senior dan sosok terbaik yang layak memimpin Kota Bogor. Insyaallah kita akan bekerja keras dan memenangkan Pilwalkot ini,” optimisnya.

Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopian, mengatakan, semoga dalam deklarasi ini, pasangan Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin diberikan kekuatan untuk memenangkan Pilwalkot Bogor.

“Gerindra akan memperjuangkan untuk memenangkan Ru’yat dan Zaenul. Ada saatnya kita bersanding dan bertanding, dulu 2013 Gerindra bertanding  dengan PKS dan PPP, tapi sekarang kita bersanding dan siap memenangkan Pilwalkot. Kedepannya diharapkan setelah memimpin Kota Bogor, Ru’at dan Zaenul bisa merawat Kota Bogor,” kata Sopian.

Ketua DPD PKS Kota Bogor,  Atang Trisnanto menegaskan, pasangan Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin disiapkan untuk memimpin Kota Bogor lima tahun kedepan menjadikan jauh lebih baik.

“Kami menginginkan adanya kepemimpinan baru yang lebih dekat dengan rakyat, bersama dengan rakyat dan maju dengan rakyat. Insyaallah kehadiran disini untuk beribadah kepada Allah dan melahirkan kepemimpinan yang jauh lebih baik. Kita ingin mengenalkan bahwa pemimpin kedepan adalah yang tawadu dan pemimpin lahir dari umat dan rakyat, apalagi kedua sosok ini berasal dari santri,” ucap Atang. (Nai)

Comments