Ditangani 12 Dokter Ahli Mata, 86 Penderita Katarak Dioperasi

Kemang – BCA bekerjasama dengan RS Hasan Sadikin Bandung dan Lanud Atang Sendjaja memberikan layanan operasi katarak gratis. Sedikitnya 86 penderita katarak berasal dari Kota dan Kabupaten Bogor, Kamis (14/03) menjalani operasi gratis yang diselenggarakan di Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Kemang.

“Operasi katarak yang dilaksanakan di RS. M. Hasan Toto Lanud Ats ini bagian dari rangkaian peringatan hari jadi BCA ke – 61, sekaligus merealisasikan program tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat,” kata Vice Presiden CSR, BCA Rizal Zakaria, kepada wartawan.

Jumlah penderita yang menjalani operasi katarak ini kata Rizal, sekitar 86 orang berasal dari Kota dan Kabupaten Bogor. “Sebelum dioperasi, para penderita ini, Rabu (13/03) menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan terlebih dahulu, karena yang bisa menjalani operasi, penderita yang kondisinya fit, operasi ini melibatkan 12 dokter mata,” ujarnya.

Operasi katarak bekerja sama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) kata Rizal sudah berlangsung sejak tahun 2001. “Data per Desember 2016, operasi katarak yang dilaksanakan BCA dan Perdami sudah 51 kali tersebar di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Bogor,”katanya.

Selain di RS. M. Hasan Toto hingga pekan kedua Maret, operasi katarak juga diselenggarakan di wilayah Medan, Sumatera Utara. “Khusus di Medan akan digelar dua kali, yakni 10 dan 18 Maret,” jelasnya.

Sasaran atau target penderita yang dioperasi kata Cynthia, perwakilan dari Kantor Cabang Utama (KCU) Bogor, penderita dari keluarga kurang mampu, karena mereka (masyarakat-red) bagian tidak terpisahkan dari BCA. “Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, penyakit ini bisa disembuhkan dengan cara operasi dan pengobatan rutin ,” katanya menambahkan.

Pelaksanaan operasi katarak ini dihadiri, Komandan Wing Pendidikan Umum Lanud Ats Kolonel (Nav) I. Nyoman Suadnyana, Kepala RS. M. Hasan Toto, Letkol (Kes) dr. Ngudiarto, Ketua PIA Ardhya Garini cabang Lanud Ats Wita Irwan Is Dunggio dan Koordinator Administrasi Perdami, dr. Sita Paramita Ayuningtyas. (*)