Semrawut, PKL Kawasan Kantor Imigrasi Ditata

bogorOnline.com

Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar kantor Imigrasi kelas 1 Bogor, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, sangat menggangu dan semrawut. Pihak Imigrasi akhirnya meminta bantuan kepada Pemkot Bogor melalui Dinas UMKM agar melakukan penataan PKL tersebut.

Kasubag TU Imigrasi Bogor Edi Supriyadi mengatakan, keberadaan PKL memang semrawut dan tidak ditata, sehingga Imigrasi meminta dilakukan penataan. Hari ini diaepakati bahwa kawasan PKL itu akan ditata dibawah Dinas UMKM.

“Para PKL ini nantinya akan dibawah binaan Dinas UMKM, sehingga dilakukan penataan.¬†Kami mengapresiasi dan menyambut baik penataan lingkungan PKL di depan Kantor Imigrasi ini,” kata Edi, Selasa (13/3/18) pagi.

Edi menyebutkan, ada 12 PKL yang sudah berjualan di depan kantor Imigrasi. Dengan dibangunnya zoning PKL ini, diharapkan kawasan kantor Imigrasi akan terlihat rapi dan tidak semrawut lagi.

“Selama ini memang tidak tertata dengan¬† baik, sehingga sangat semrawut. Pembangunan zoning PKL ini menggunakan dana swakelola dari para pedagang,” jelasnya.

Sementara, Sekdis UMKM, Priyatna menuturkan, pembangunan zoning PKL akan menggunakan baja ringan dengan berbentuk los. Jumlah pedagang berdasarkan data ada 12 pedagang, nantinya mereka akan menempati los baru tanpa di sekat sekat. Untuk kawasan Tanah Sareal, ada tiga kawasan zoning PKL, diantaranya di Lapangan Heulang, depan kantor Imigrasi dan Pejagalan.

“Bangunannya berbentuk los dan tidak disekat sekat, agar pedagang bisa masuk semua. Pembangunan zoning PKL ini berasal dari dana para pedagang. Umumnya pedagang disini sudah berjualan lebih dari 10 tahun,” ucapnya. (Nai)

Comments