Soal Penanganan Sampah, Pasangan RZ Sudah Siapkan Program Khusus

 

bogorOnline.com

Kota Bogor yang pernah memiliki julukan sebagai kota Bersih, Indah dan Nyaman (Beriman), untuk kondisi saat ini, sudah tidak terwujud lagi. Disejumlah wilayah di Kota Bogor kerap ditemukan tumpukan tumpukan sampah dan semrawutnya tata kota untuk menciptakan kota yang bersih, indah dan nyaman.

Blusukan calon Walikota nomor urut satu Achmad Ru’yat ke sejumlah wilayah di Kota Bogor, diantaranya saat blusukan di Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (28/3), Ru’yat menemukan adanya tumpukan sampah di kali Cipakancilan, sehingga warga sekitar mengeluhkan permasalahan sampah tersebut. Dalam blusukan kampanya Kamis (29/3/18), Ru’yat kembali menemukan banyaknya sampah sampah di selokan dan sungai sungai di kawasan Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan.

Menyikapi persoalan sampah atau kebersihan di Kota Bogor, Ru’yat mengatakan bahwa permasalahan itu akan menjadi perhatian dan tanggung jawab pasangan RZ saat bertugas nanti.

“Potret Kota Bogor sebagai Kota Beriman (Bersih, Indah dan Nyaman) harus digalakan kembali dan sebagaimana menjaga kebersihan itu merupakan bagian dari iman. Jadi, nanti pasangan RZ akan terus melakukan upaya upaya, bersinergis dengan wilayah dan pihak pihak atau stakeholder untuk menyikapi persoalan ini,” kata Ru’yat.

Menurut cawalkot yang berpasangan dengan Zaenul Mutaqin (ZM) ini, sesuai dengan program pasangan RZ untuk menjadikan Bogor kota terbaik dan termaju, memang diperlukan suatu pembenahan dalam menangani kebersihan. Upaya yang akan dilakukan tentu dengan konsep yang sangat efektif dan terprogram sistematis dengan program lain.

“Kita kan memiliki konsep R3 (Reduce, Reuse dan Recycle). Nah, konsep ini yang harus terus digalakan, karena konsep itulah cara yang paling efektif. Tapi pasangan RZ juga sudah menyiapkan program yang komprehensif. Nanti ketika kami terpilih dan bekerja, program penanganan sampah dan kebersihan ini akan kita gebyarkan,” jelas Ru’yat.

Selain itu, sambung politisi PKS ini, konsep dan program itu juga harus bisa menjadi budaya di masyarakat, budaya yang dibangun dengan sistem gotong royong dan dicontohkan langsung oleh pemimpinnya bersama dengan masyarakat.

“Saya melihat gerakan kebersihan ini harus melibatkan gerakan masyarakat, tentu dengan daya dukung dari kebijakan anggaran pemerintah daerah. Kita akan prioritaskan anggaran untuk penanganan masalah tersebut,” tandasnya.

Sejumlah warga di wilayah Kelurahan Cikaret menyampaikan keluhan soal sampah dan berbagai permasalahan ekonomi kemasyarakat. Warga juga berharap agar pasangan RZ bisa menjadikan Kota Bogor sebagai Kota yang Bersih, Indah dan Nyaman. Memprioritaskan membangun budaya terhadap masyarakat agar membiasakan membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan.

“Gini pak, disini kalo hujan selokan selokan suka banjir karena banyak sampah yang berserakan. Yaa memang sampah sampah ini dari warga juga, tetapi tidak semuanya dari warga sini. Jadi kami berharap setelah bapak memimpin nanti bisa menyelesaikan persoalan sampah di wilayah kami, agar halaman kami pun bisa bersih dari sampah,” kata Eva.

Senada dengan Eva, Esma selaku tokoh masyarakat menuturkan, agar ada pengawasan di berbagai titik lokasi terutama lokasi yang warga sering membuang sampah sembarangan, agar bisa termonitor.

“Bila perlu dipasang CCTV pak, jadi bisa termonitor dan warga tidak kembali membuang sampah sembarangan, apalagi buang sampahnya ke selokan selokan,” ungkap Esman kepada Achmad Ru’yat. (Nai/ist)