BOGORONLINE.com — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aljauhar Kota Bogor menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Berlomba-lomba Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari.”
Selain menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW, kegiatan Maulid Nabi tersebut juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan duafa sebagai bentuk kepedulian serta semangat berbagi kepada sesama.
Kegiatan diikuti sebanyak 385 peserta didik PKBM Aljauhar. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 39 anak yatim dan duafa mendapatkan santunan.
Kepala PKBM Aljauhar, Upi Musdalifah, mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi para peserta didik untuk kembali mengingat dan menerapkan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kepedulian sosial kepada para peserta didik.
“Tujuan Maulid Nabi untuk mengingat keteladanan Nabi SAW, dan santunan untuk anak yatim sifatnya berbagi,” kata Upi Musdalifah.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta didik dan menjadi bagian dari upaya PKBM Aljauhar dalam membangun karakter peserta didik melalui nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
“Murid yang hadir 385 siswa. Santunan anak yatim 39 yatim duafa,” ungkap Upi.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menghadirkan Ki Bintang sebagai penceramah. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor, yakni Kabid PAUD dan TK Euis Rohayati, serta Penilik PKBM Kota Bogor Rahmat Sulaeman.
Dalam tausiyahnya, Ki Bintang mengajak seluruh peserta didik PKBM Aljauhar untuk mengenal Rasulullah SAW melalui sifat, akhlak, dan keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi dapat menjadi bekal bagi para peserta didik, termasuk ketika mereka memasuki dunia kerja dan menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
“Harapannya dapat memberikan edukasi kepada seluruh peserta pendidikan dari PKBM Al-Jauhar ini untuk mengenal Rasulullah dari sisi sifat, akhlak, dan menjadi panutan untuk semua umat,” ujar Ki Bintang.
Menurut Ki Bintang, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter. Karena itu, ia berharap lulusan PKBM Aljauhar memiliki akhlak yang baik, jujur, dan mampu menerapkan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.
“Harapan besarnya adalah lulusan PKBM Al-Jauhar ini memiliki akhlak yang mulia. Kalau di dunia kerjanya, sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah,” katanya.
Ia juga berharap para peserta didik dapat membawa nilai-nilai tersebut dalam kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di PKBM Aljauhar.
“Dan juga mereka, implikasi daripada dari PKBM Al-Jauhar ini bisa menjadi orang yang saleh dan solehah. Sebab di akhir zaman ini yang dibutuhkan orang-orang yang saleh, solehah, yang jujur, berkarakter,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di PKBM Aljauhar diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum bagi peserta didik untuk menerapkan nilai keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun akhlak, kejujuran, kepedulian, dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.





