Banyak Kasus Hukum Yang Mandek Di Kabupaten Bogor, Puluhan Pemuda Turun Ke Jalan

CIBINONG-
Menyoroti  banyaknya oknum penegak hukum yang dapat dibeli uang. Hingga membuat hukum di Kabupaten Bogor menjadi tumpul. Menyisakan keprihatinan pada pemuda di Kabupaten Bogor.

Maka puluhan pemuda yang menamakan dirinya Aliansi Pemuda Bogor yang terdiri dari Mahasiswa Universitas Pamulang, Universitas Ibnu Khaldun, Universitas Islam Negeri dan segenab pemuda Kabupaten Bogor. Menggelar aksi solideritas ditengah guyuran hujan lebat yang tak menyurutkan gerakan pemuda. Meneriakan suara lantang depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari)
Kabupaten Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong Senin (28/5/18).

Dalam aksi tersebut,  para demonstran memaknai Bulan Ramadhan ini, tidak bisa jadi alasan untuk aparat ke Polisian, Jaksa dan Hakim tidak bekerja.

“Sudah jadi rahasiaan umum. Di bulan Puasa makin banyak warga yang kesulitan memperoleh keadilan,” tukas korlap aksi, Khoirul Fajri.

Terlebih lagi, banyak kaum mustadafiin yang butuh keadilan serta penanganan hukum yang cepat, efesien dan efektif.

Terlihat, banyaknya kasus tebang pilih yang terjadi di Bumi Tegar Beriman. Semisal contoh, kasus salah satu kades kaya yang kebal hukum. Hingga bisa bebas berkeliaran di tengah banyaknya kades-kades yang tertangkap, musabbab keterbatasan dana.

“Karena itu, kami ingatkan para penegak hukum. Bahwa, terorisme hadir karena adanya ketidak adilan,” ucapnya.

Ia mengaku, akan terus mengawal aksi yang lebih besar lagi. Guna mengkontrol kinerja aparat hukum.

“Jika aparat hukum korup. Maka bagaimana dengan masadepan kita,” teriaknya.(rul)